Kapal Tempur KRI Banjarmasin 592 Bawa 1600 Pemudik Motor dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya

Kapal Tempur KRI Banjarmasin 592 Bawa 1600 Pemudik Motor dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya

Pemudik turun dari Kapal Tempur KRI Banjarmasin 592 milik TNI AL di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat, 28 Maret 2025--Wahyu Sulistiyawan

SEMARANG, diswayjateng.id - Kapal tempur KRI Banjarmansin 592 milik TNI AL bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas SEMARANG dengan membawa total 1600 pemudik dari Jakarta menuju SEMARANG dan Surabaya.

Kapal menempuh perjalanan dari Tanjung Priu Jakarta ke Tanjung Emas Semarang memakan waktu selama 20 jam. 

Komandan KRI Banjarmasin 592, Kolonel Laut Pelaut Yohanes Berchmans Cahyono H, mengatakan, dari total 1600 pemudik yang naik kapal KRI Banjarmasin 592, sebanyak 1100 orang yang turun di Semarang dengan 429 unit sepeda motor.

"Kapal melaksanakan pelayaran dari Jakarta - Surabaya. Ke Semarang, kita tempuh dalam 20 jam."

Pemudik dari Jakarta yang turun di Semarang sebanyak 1.323 orang dan sepeda motor 429 unit. Pemudik dari Jakarta yang turun di Surabaya sebanyak 311 orang dan sepeda motor 68 unit.


Pemudik turun dari Kapal Tempur KRI Banjarmasin 592 milik TNI AL di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat, 28 Maret 2025--Wahyu Sulistiyawan

BACA JUGA:Mudik Gratis Kapal Tempur TNI AL, Roni Ajak 20 Orang Saudaranya Mudik ke Boyolali

BACA JUGA:Sapa Hangat Gubernur Jateng Ahmad Luthfi kepada Pemudik di Stasiun Pasar Senen

Sedangkan, pemudik yang berangkat dari Semarang turun di Surabaya berjumlah 4 orang dan sepeda motor 2 unit.

Menambahkan, selama arus mudik dan balik Lebaran, TNI AL hanya menyiapkan satu kapal yakni KRI Banjarmasin 592 untuk melayani mudik gratis bagi masyarakat. 

Sementara itu, TNI AL juga akan melaksanakan arus balik akan berangkat dari Surabaya pada 5 April dan bersandar di Semarang pada 6 April sampai di Tanjung Priok Jakarta pada 7 April mendatang.

"Untuk yang arus balik, nanti kita akan registrasi ulang,"ujarnya.

Komandan Pangkalan AL Semarang, Letkol Laut Pelaut Akbar Abdullah menambahkan, TNI AL dan Pemkot Semarang memberikan transport tambahan 4 bus buat memfasilitasi pemudik yang tidak membawa kendaraan pribadi (sepeda motor).

"Kami mendapat info dari Jakarta ada pemudik membawa sepeda motor, ada juga yang tidak bawa. Saya berpikiran, berinisiatif menghubungi Bu Wali meminta dukungan kendaraan transportasi," jelas Akbar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: