GJL Geruduk Kanwil BPN Jateng, Bawa Sesaji dan Soroti Dugaan Pungli

GJL Geruduk Kanwil BPN Jateng, Bawa Sesaji dan Soroti Dugaan Pungli

Ketua GJL Riyanta saat berorasi dan membawa sesaji saat menggelar aksi di depan Kanwil BPN Jateng, Jalan Ki Mangunsarkoro, Semarang.-Umar Dani -

SEMARANG, diswayjateng.id – Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Jalan Lurus (GJL) menggeruduk Kantor Wilayah Kementerian ATR/BPN Provinsi Jawa Tengah di Jalan Ki Mangunsarkoro, Karangkidul, Semarang Tengah, Jumat (2/10/2026) siang hingga sore.

Massa yang dipimpin Ketua Umum GJL, Riyanta, membawa poster dan bendera organisasi. Mereka mendesak praktik pungutan liar (pungli) dihentikan di seluruh unit penyelenggara pelayanan publik.

Aksi tersebut juga diwarnai hal yang menarik. Massa membawa sesaji tradisional yang disebut sebagai kado Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) 2026 untuk Kanwil ATR/BPN Jawa Tengah.

Sejumlah peserta duduk bersila di trotoar. Di hadapan mereka diletakkan tampah berisi berbagai sesaji tradisional, seperti pisang, jajanan pasar, kelopak bunga mawar merah, serta tempat dupa atau kemenyan yang mengepulkan asap.

BACA JUGA:Peringati HANTARU 2026, ATR/BPN Kantah Kabupaten Pemalang Serahkan 5 Sertipikat Wakaf dan Masyarakat

BACA JUGA:Rumah di Puri Anjasmoro Diobral Rp8 Miliar, Kuasa Hukum Irjen Sofyan Minta BPN Blokir Sertifikat

Selain menyoroti dugaan pungli, GJL juga meminta kebijakan pemindahan atau rotasi pegawai ATR/BPN setiap dua tahun dievaluasi.

Terik matahari tidak menyurutkan langkah puluhan massa. Mengenakan pakaian dominan putih, mereka memadati trotoar sambil membawa bendera dan berbagai atribut GJL.

Riyanta berada di tengah massa sambil memegang mikrofon. Dalam orasinya, ia menyoroti sejumlah persoalan pertanahan dan pelayanan publik di lingkungan ATR/BPN. 

Meski massa memadati trotoar, arus lalu lintas di Jalan Ki Mangunsarkoro tetap berjalan lancar. Sejumlah polisi juga terlihat berjaga untuk mengamankan jalannya aksi.

BACA JUGA:Pengacara Pertanahan Bongkar Buruknya Layanan ATR/BPN Kabupaten Pemalang

BACA JUGA:Dinas Perkim Berkolaborasi dengan Kantor ATR/BPN Kabupaten Tegal

Beberapa saat kemudian, gerbang kantor BPN dibuka. Massa GJL bergerak masuk ke halaman Kanwil BPN Jawa Tengah. Alunan lagu nasional mengiringi langkah mereka menuju teras gedung.

Di lokasi tersebut, Kepala Kanwil BPN Jawa Tengah Sri Pranoto bersama jajarannya menemui perwakilan massa. Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan dialog mengenai pelayanan pertanahan dan dugaan pungutan liar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait