Jaga Kondusivitas Daerah, Kapolres dan Kajari Rembang Buka Ruang Dialog Kemitraan
SILATURAHMI - forum diskusi santai berbasis kearifan lokal bertajuk "ngopi bareng" yang digelar di Omah Pinggir, Kabupaten Rembang. - diswayjateng/ezra - --
REMBANG, diswayjateng.id — Memperkuat ruang dialog dengan elemen masyarakat sipil menjadi langkah awal yang diambil Kepala Kepolisian Resor REMBANG AKBP Muhammad Solikhin Fery dalam mengawali masa tugasnya. Langkah tersebut diwujudkan melalui forum diskusi santai berbasis kearifan lokal bertajuk "ngopi bareng" yang digelar di Omah Pinggir, Kabupaten REMBANG.
Pertemuan informal ini dihimpun untuk menyelaraskan persepsi antara aparat penegak hukum dan elemen organisasi kemasyarakatan (ormas) serta lembaga swadaya masyarakat (LSM) setempat guna merawat kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
BACA JUGA: Lima Jurnalis Hilang, PWI Tegal Gelar Istighosah di Tengah Konferensi
BACA JUGA: Bayi Laki-laki Ditemukan Tengkurap di Pekarangan Kosong Perum Banpres Semarang, Polisi Cek CCTV
Hadir mendampingi Kapolres Rembang, Kepala Kejaksaan Negeri Rembang, Rully Mutiara yang juga baru menjabat. Sementara dari unsur masyarakat sipil, hadir puluhan perwakilan elemen sipil yang tergabung dalam Forum Rakyat Rembang Bersatu (FORRBES), di antaranya Brandal Alif, Squad Nusantara, LIRA Rembang, LIGAS Rembang, LP3 Rembang, PMPR Rembang, LSM Harimau, hingga BAI.
Fery menyampaikan bahwa pendekatan dialogis penting dilakukan sejak dini agar kepolisian dan masyarakat sipil memiliki frekuensi yang sama dalam merespons dinamika di daerah.
"Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi dan aspirasi dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Rembang agar tetap kondusif, sekaligus menjadi sarana silaturahmi. Kami memohon dukungan seluruh rekan-rekan untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Kabupaten Rembang," ujarnya.
BACA JUGA: Terpeleset Saat Ambil Air, Pemuda 19 Tahun Tenggelam di Irigasi Kebasen Banyumas
Sinergi antara aparat penegak hukum dan elemen sipil tersebut disambut positif oleh jajaran penggerak masyarakat di lapangan. Koordinator FORRBES, Arif Yulianto, menilai inisiatif dialog keterbukaan ini sebagai fondasi penting untuk memperkuat komunikasi dua arah.
"Ini merupakan langkah awal yang baik untuk saling mengenal dan menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung keamanan wilayah. Kami mengapresiasi kerja keras jajaran kepolisian dan berharap kolaborasi lintas elemen ini terus berjalan konsisten ke depan," tutur Arif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



