Asap Kebakaran TPA Jatibarang Semarang Meluas ke 5 Kecamatan, Air Diinjeksi hingga 10 Meter dan Water Bombim
dampak kebakaran TPA Jatibarang Semarang, asap kebakaran TPA Jatibarang meluas ke lima kecamatan, injeksi air hingga kedalaman 10 meter,-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan
SEMARANG, diswayjateng.id – Upaya pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang, terus dilakukan hingga Sabtu (3/10) dini hari. Pemerintah Kota Semarang menyiapkan sejumlah langkah percepatan, mulai dari penyuntikan air ke dalam tumpukan sampah hingga penanganan dampak asap yang telah menyebar ke lima kecamatan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Handi Priyanto, mengatakan titik api mulai berkurang dibandingkan hari-hari sebelumnya. Meski demikian, kondisi di bawah permukaan tumpukan sampah masih menyimpan panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Berdasarkan pemantauan menggunakan drone thermal, sejumlah titik yang tampak padam dari permukaan ternyata masih menunjukkan suhu panas di bagian dalam.
"Kalau dilihat kasat mata sebagian memang sudah padam, tapi kalau dari drone thermal itu masih panas di bawah sehingga kalau kena angin rawan kebakar lagi," kata Handi.
BACA JUGA:BPD Bukan Lawan Kades, Bupati Tegal: Jangan Bawa Pertarungan Politik ke Desa
BACA JUGA:Kebakaran TPA Jatibarang Meluas 10 Hektare, Tim Gabungan Terus Lakukan Pemadaman
Penyuntikan Air hingga Kedalaman 10 Meter
Untuk mempercepat pemadaman, petugas akan menyuntikkan air ke sejumlah titik di dalam tumpukan sampah dengan kedalaman sekitar lima hingga sepuluh meter.
Langkah ini dilakukan untuk menjangkau sumber panas yang tidak terlihat dari permukaan sekaligus mengurangi risiko api kembali menyala.
Selain penyuntikan air, sejumlah unit pemadam kebakaran (Damkar) juga dikerahkan untuk melakukan penyiraman guna menekan dampak asap dan polusi udara akibat kebakaran.
Pemerintah Kota Semarang turut berkomunikasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membahas kemungkinan penggunaan teknologi water bombing maupun rekayasa cuaca sebagai bagian dari upaya penanganan.
BACA JUGA:Lahan Alang-Alang Terbakar, Api Nyaris Lahap Minimarket dan Gudang Alfamart di Tegal
BACA JUGA:AW Jadi Tersangka, Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Oknum BPR Arto Moro
Koordinasi tersebut dilakukan karena asap kebakaran telah meluas dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah sekitar TPA Jatibarang.
Asap Kebakaran Berdampak pada Lima Kecamatan
Kebakaran yang pertama kali terjadi pada Rabu (30/9) itu berdampak pada wilayah Kecamatan Ngaliyan, Gunungpati, Mijen, Semarang Barat, dan sebagian Kecamatan Tugu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
