Kebakaran Melanda PT Heng Xuan International Rembang, BPBD Terjunkan 2 Armada Kerugian Rp 50 Juta
KEJADIAN KEBAKARAN - Kebakaran melanda salah satu fasilitas pabrik tas ternama di Kabupaten Rembang. - dok.damkar rembang ---
REMBANG, diswayjateng.id — Kebakaran melanda salah satu fasilitas pabrik tas ternama di Kabupaten REMBANG, Jawa Tengah, pada Jumat (2/10/2026) sore.
Peristiwa tersebut membakar tumpukan kardus berisi barang produksi di kawasan PT Heng Xuan International yang berlokasi di Jalan Raya Rembang - Lasem, Desa Pasarbanggi, Kecamatan Rembang.
Insiden kebakaran yang sempat mengejutkan para pekerja pabrik tersebut pertama kali diketahui oleh petugas keamanan internal yang tengah melakukan patroli rutin di sekitar area gedung.
Sekretaris BPBD Kabupaten Rembang, Muhammad Luthfi Hakim, mengonfirmasi bahwa pihak armada pemadam kebakaran langsung bergerak cepat sesaat setelah menerima laporan darurat dari warga.
BACA JUGA: Baja Ringan Kendal Tembus Australia, Auri Steel Targetkan Ekspor 6.000 Ton per Tahun
BACA JUGA: Atasi Krisis Air Saat Kemarau, Polres Demak Tambah Sumur Bor di Ngaluran
"Laporan kejadian masuk ke posko kami sekitar pukul 15.33 WIB dari seorang pelapor atas nama Bapak Wily. Petugas langsung meluncur tiga menit berselang," ujar Muhammad Luthfi Hakim saat memberikan keterangan resmi, Jumat (2/10/2026) Malam.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian pada pukul 15.54 WIB dan langsung melakukan penanganan terukur guna mencegah kobaran api meluas ke bangunan utama pabrik.
Luthfi menjelaskan, titik api terdeteksi pertama kali di area Gedung D (sebelah timur) oleh petugas security yang sedang berkeliling area pabrik pada pukul 15.24 WIB.
"Saat melihat kepulan asap dan percikan api, pihak security setempat melakukan upaya pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)," jelas Luthfi.
BACA JUGA:GJL Geruduk Kanwil BPN Jateng, Bawa Sesaji dan Soroti Dugaan Pungli
BACA JUGA:Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Pembacokan di Depan Kampus di Salatiga
Tak hanya itu, petugas keamanan juga sempat meminta bantuan dari para pekerja bagian produksi untuk mengepung titik api dengan unit APAR yang tersedia di lokasi.
Namun, lantaran material yang terbakar merupakan tumpukan koper dan bahan mudah terbakar, api sempat membesar sehingga membutuhkan bantuan armada dari BPBD Rembang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
