Jembatan Kaliombo Sulang Diperlebar, Pemkab Rembang Alokasikan Rp350 Juta

Jembatan Kaliombo Sulang Diperlebar, Pemkab Rembang Alokasikan Rp350 Juta

PERBAIKAN JEMBATAN - Pemerintah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, mulai memperbarui konstruksi Jembatan Kaliombo di Kecamatan Sulang. - dok.pemkab rembang ---

REMBANG, diswayjateng.id — Pemerintah Kabupaten REMBANG, Jawa Tengah, mulai memperbarui konstruksi Jembatan Kaliombo di Kecamatan Sulang. Jalur penghubung vital antarwilayah desa tersebut diperlebar dan diperkokoh menggunakan struktur beton bertulang untuk menjamin keselamatan serta kelancaran mobilitas warga.

Akses yang menghubungkan Desa Kaliombo wilayah utara dan selatan sekaligus jalur utama menuju Desa Sulang itu masuk dalam prioritas perbaikan infrastruktur Pemkab Rembang tahun 2026. Alokasi anggaran sebesar lebih dari Rp 350 juta dikucurkan untuk merealisasikan proyek penanganan infrastruktur tersebut.

BACA JUGA:  Jalan Kaliwungu-Boja Ambles Makin Parah, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

BACA JUGA:  Pengiriman 588 Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU Taru) Kabupaten Rembang Maryosa, melalui Kepala Bidang Bina Marga Nugroho Tri Hutomo, menyampaikan bahwa langkah pembongkaran dan rekonstruksi total diambil setelah ditemukan kerusakan fatal pada elemen pendukung utama jembatan.

"Kondisinya saat kami cek memang sudah cukup membahayakan. Bagian abutment (kepala jembatan) dan pilar betonnya mengalami kerusakan struktural. Karena itu, bangunan lama kami bongkar total untuk diganti," kata Nugroho.

Nugroho menjelaskan, pengerjaan tidak sekadar memulihkan bagian yang rusak, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan keandalan jembatan. Bentang jembatan diperpanjang dan badan jalannya diperlebar. Dari sisi material, struktur baja komposit lama yang sudah termakan usia diganti penuh dengan konstruksi beton bertulang modern.

"Bentangnya bertambah panjang dan lebarnya juga kami tambah. Konstruksi lama masih memakai baja komposit dan usianya sudah cukup tua, jadi kami perbarui total dengan beton bertulang agar daya tahannya jauh lebih kuat," ujar Nugroho.

Perbaikan fasilitas penyeberangan ini disambut lega oleh masyarakat setempat. Dinda, warga yang bermukim di dekat lokasi jembatan, menuturkan bahwa tingkat kerusakan jembatan kian parah seusai diterjang luapan banjir beberapa waktu lalu. Selain rapuh, dimensi jembatan yang sempit kerap memicu penyempitan arus lalu lintas warga.

BACA JUGA:  Dua Kebakaran Landa Kebumen dalam Semalam, 3 Hektare Lahan Terbakar

BACA JUGA:  GIIAS Semarang 2026, Bapenda Jateng Beri Diskon BBNKB 10 Persen

"Dulu kondisinya memang sudah rusak, lalu makin parah setelah diterjang banjir. Ukurannya juga sempit sekali. Kami sangat bersyukur perbaikan ini akhirnya direalisasikan, apalagi ini akses jalan utama desa," tutur Dinda.

Keberadaan Jembatan Kaliombo memegang peranan sentral bagi denyut perekonomian dan aktivitas harian masyarakat Sulang. Dengan peningkatan dimensi serta penguatan struktur beton bertulang ini, keterhubungan antardesa diharapkan semakin aman, andal, dan nyaman dalam jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait