Misteri Candi Bata Gringsing Belum Terungkap, Butuh Ekskavasi Senilai Rp 2 Miliar

Minggu 01-02-2026,09:47 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Laela Nurchayati

Ia menilai Candi Bata Gringsing memiliki potensi besar sebagai pusat edukasi sejarah.  

Selain itu, penataan yang tepat diyakini mampu mendorong sektor pariwisata budaya di Batang.  

Namun tanpa dukungan anggaran, upaya pelestarian berisiko berjalan di tempat.  

Camelia menegaskan komitmen Disdikbud untuk terus mengawal usulan tersebut.  

“Semoga usulan-usulan ini bisa terealisasi,” tuturnya.  

Di sisi lain, proses pembangunan cungkup di Candi Bata Gringsing sempat tertahan proses penataannya akibat ditemukannya reruntuhan baru di area situs.  

Penemuan tersebut memaksa tim teknis melakukan penyesuaian desain gambar agar tidak merusak struktur asli candi.  

Ia menyebut perubahan desain dilakukan demi menjaga keaslian dan keselamatan bangunan bersejarah tersebut.  

“Di akhir Desember kemarin memang sempat terlambat karena ada penemuan reruntuhan, sehingga gambar harus diganti,” ujar Camelia Dewi.  

Setelah proses penyesuaian selesai, Disdikbud Kabupaten Batang langsung melangkah ke tahap berikutnya.  

Candi Bata Gringsing kini berada di persimpangan antara pelestarian dan keterbatasan anggaran.  

Waktu terus berjalan, sementara jejak sejarah menunggu untuk diselamatkan

Kategori :