128 Guru Dilantik jadi Kepala Sekolah di Batang, Bupati Sebut Rasio Guru Masih Ideal

128 Guru Dilantik jadi Kepala Sekolah di Batang, Bupati Sebut Rasio Guru Masih Ideal

Pelantikan 128 kepala sekolah di Gedung Guru Kabupaten Batang, Kamis 12 Maret 2026-Disway Jateng/Bakti Buwono -

BATANG, diswayjateng.com – Pemerintah Kabupaten Batang melantik 128 guru yang dipromosikan menjadi kepala sekolah di Gedung Guru Kabupaten Batang pada Kamis, 12 Maret 2026.  

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penyegaran manajemen pendidikan sekaligus penguatan kepemimpinan di lingkungan sekolah.  

Dari total 128 pejabat pendidikan yang dilantik, terdiri dari tiga kepala Taman Kanak-kanak, 115 kepala Sekolah Dasar, serta sepuluh kepala Sekolah Menengah Pertama.  

Promosi besar-besaran ini sempat memunculkan kekhawatiran mengenai potensi kekurangan tenaga pengajar di sejumlah sekolah di Kabupaten Batang. 

BACA JUGA: Musnahkan 13 Ribu Botol Miras dan 30 Kg Bahan Petasan, Hasil Operasi Pekat dan KRYD Polres Batang

BACA JUGA: Jalur Pantura Batang–Pemalang Siap Dilalui Pemudik Lebaran 2026, Perbaikan 10 Titik Rampung

Namun Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan bahwa secara rasio, Kabupaten Batang sebenarnya tidak mengalami kekurangan guru.  

Menurutnya, isu kekurangan guru yang beredar di masyarakat tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi riil di lapangan.  

Faiz menilai persoalan yang terjadi lebih berkaitan dengan manajemen penempatan tenaga pendidik serta regulasi yang mengatur mobilitas guru.  

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Faiz juga menyampaikan pesan khusus kepada para kepala sekolah yang baru dilantik.

BACA JUGA: Bambang Sasongko Mundur, Eko Santoso Isi Kursi Anggota DPRD Batang Lewat PAW Golkar

BACA JUGA: Reses di Reban, DPRD Batang Kukuh Fajar: Banyak Infrastruktur Rusak Terkena Bencana

Ia menegaskan bahwa para pimpinan sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk masa depan generasi muda di Kabupaten Batang.  

Menurutnya, para kepala sekolah kini memegang peran penting dalam membimbing anak-anak yang berada dalam masa perkembangan paling krusial.  

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: