Dari Tayo hingga Dragon Ball, Serunya Penyisihan Festival Balon Udara Pekalongan

Dari Tayo hingga Dragon Ball, Serunya Penyisihan Festival Balon Udara Pekalongan

Babak penyisihan Festival Balon Udara Pekalongan di lapangan Sokoduwet, Kota Pekalongan, Senin 23 Maret 2026.-Disway Jateng/Bakti Buwono -

PEKALONGAN, diswayjateng.com – Langit pagi di Lapangan Sokoduwet, Kota PEKALONGAN, berubah menjadi panggung warna-warni yang memikat perhatian.

Ribuan warga memadati lapangan sejak pagi untuk menyaksikan babak penyisihan Festival Balon Udara Tambat.

Puluhan balon raksasa diterbangkan secara aman menggunakan sistem tambat.

Tali pengikat menjadi batas antara tradisi dan keselamatan.

BACA JUGA: Kesaksian Ledakan Petasan Pekalongan, Warga: Seperti Bom

BACA JUGA: Ledakan Petasan Pekalongan, Korban Luka Bakar hingga 50 Persen, Polisi Libatkan Labfor

Panitia penyisihan wilayah Pekalongan Selatan, Fajar Dewa, menjelaskan festival tahun ini digelar selama dua hari.

Kegiatan berlangsung pada 23 hingga 24 Maret dan tersebar di empat kecamatan.

Masing-masing kecamatan menampilkan sekitar 20 peserta.

“Total ada 80 peserta yang terbagi dalam empat grup,” ujarnya, Senin 23 Maret 2026.

BACA JUGA: Penumpang Stasiun Pekalongan Tembus 3.990 Orang Awal Mudik Lebaran 2026

BACA JUGA: Jurnalis Dilarang Meliput Kegiatan Gubernur di Pekalongan dan Semarang, KKJ Jateng–DIY Protes Keras

Dari setiap wilayah, sepuluh peserta terbaik akan melaju ke babak final.

Final dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret di Stadion Hoegeng.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait