Kebakaran Hutan Perhutani Buayan Kebumen, 1 Hektare Lahan Terbakar

Kebakaran Hutan Perhutani Buayan Kebumen, 1 Hektare Lahan Terbakar

Petugas dan warga melakukan pemadaman manual kebakaran yang melanda lahan Perhutani di Petak 16, Desa Tugu, Kecamatan Buayan, Kebumen.-diswayjateng/Muharom Adi Yuliarta-

KEBUMEN, diswayjateng.id – Kebakaran kembali melanda kawasan hutan Perhutani di Kabupaten Kebumen. Kali ini, api membakar lahan di Petak 16, Dukuh Curug Gintung, Desa Tugu, Kecamatan Buayan, Kamis (1/10/2026). Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 17.30 WIB. Warga yang berada di sekitar lokasi melihat kepulan asap dari kawasan hutan dan kemudian melakukan pengecekan.

“Warga yang melihat asap kemudian melakukan pengecekan. Setelah diketahui sumbernya, warga bersama petugas langsung melakukan pemadaman,” kata AKBP Putu, Jumat (2/10/2026).

Proses pemadaman melibatkan personel Polsek Buayan, Koramil 20 Buayan, BNPB Kebumen, relawan Kowara, Yon TP 440, perangkat desa, serta masyarakat sekitar.

BACA JUGA: Rumah Direnovasi, Warga Lebaksiu Tegal Juga Sumringah Dapat Listrik Gratis dari Polisi

BACA JUGA: SI JAKWIR, Inovasi SMP Negeri 19 Tegal Kawal Karakter dan Kebiasaan Positif Murid

Kondisi medan yang sulit membuat petugas tidak dapat leluasa menggunakan peralatan pemadam. Pemadaman akhirnya dilakukan secara manual dengan memanfaatkan dahan basah.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.30 WIB. Setelah api padam, petugas kembali melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali menyala.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ujar AKBP Putu.

Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan. Polisi belum menyimpulkan sumber api yang membakar kawasan Perhutani tersebut.

BACA JUGA: 65 PNS Kabupaten Tegal Pensiun, 59 Naik Pangkat Pengabdian

BACA JUGA: Truk Kontainer Ludes Terbakar di Tol Pejagan-Pemalang, Diduga Akibat Korsleting

“Penyebab kebakaran masih diselidiki,” tegasnya.

Kapolres Kebumen mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika kondisi lahan kering. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api di kawasan hutan maupun lahan terbuka.

Kebakaran di Petak 16 ini menjadi perhatian karena terjadi di tengah kondisi sejumlah wilayah Kebumen yang masih menghadapi musim kemarau dan rawan kebakaran lahan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait