Warung Kopi di Lahan Perhutani Mesoyi Pekalongan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Kulkas

Warung Kopi di Lahan Perhutani Mesoyi Pekalongan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Kulkas

Kondisi Warung Kopi di Mesoyi, Talun Kab Pekalongan usai terbakar--Istimewa

PEKALONGAN, diswayjateng.id – Baru sekitar setengah jam ditinggal pulang pemiliknya, warung kopi di Blok Dukuh Mesoyi, Desa Mesoyi, Kecamatan Talun, Kabupaten PEKALONGAN, ludes terbakar. Bangunan warung yang berdiri di lahan Perhutani itu ludes dilalap api pada Rabu (30/9/2026) sore.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun pemilik warung, Syuaib (50), warga Desa Mesoyi, mengalami kerugian sekitar Rp20 juta.

Sebelum kebakaran terjadi, Syuaib menutup warung sekitar pukul 17.30 WIB. Ia bahkan sempat melepas regulator kompor gas sebelum meninggalkan warung untuk pulang ke rumah.

Namun sekitar 30 menit kemudian, warga melihat kobaran api dari arah warung tersebut. Api dengan cepat membesar dan membakar bangunan semipermanen berukuran sekitar 5x4 meter yang sebagian besar terbuat dari kayu.

BACA JUGA:Kebakaran TPA Jatibarang Meluas 10 Hektare, Tim Gabungan Terus Lakukan Pemadaman

BACA JUGA:Ratusan Buruh ABJAT Demo di Kantor Gubernur Jateng, Tuntut Kenaikan Upah 10 Persen

Kepala Desa Mesoyi, M. Yahya, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talun. Warga bersama personel Polsek Talun langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan yang tersedia.

Proses pemadaman dilakukan secara gotong royong dengan memanfaatkan mesin semprot air manual dan galon. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB.

Kapolsek Talun Iptu Heru Santoso, membenarkan kebakaran tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi dan keterangan sejumlah saksi, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik pada kabel kulkas.

"Dari hasil olah TKP awal dan keterangan saksi-saksi, titik api diperkirakan berasal dari korsleting listrik pada kabel kulkas di dalam warung," ujar Heru saat dikonfirmasi, Kamis (1/10/2026).

BACA JUGA:Kasus Dugaan Perusakan Rumah Irjen Sofyan, Polda Jateng Siapkan SPDP Baru

BACA JUGA:Polres Semarang Dampingi Penanganan Kasus Dugaan Perundungan Seorang Siswa SD di Ungaran

Menurut Heru, api cepat merambat karena bangunan warung didominasi material kayu. Sejumlah barang di dalam warung juga ikut terbakar, termasuk satu unit kulkas, kompor, dan tabung gas.

Total kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp20 juta. Heru mengingatkan pemilik warung, terutama yang menjalankan usaha di kawasan perkebunan atau lahan Perhutani, agar memperhatikan kondisi instalasi listrik dan peralatan elektronik sebelum meninggalkan tempat usaha.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait