Aksi Damai Dukung UU TNI, Ratusan Massa Berbagi Takjil di Depan Kodim Tegal

AKSI DAMAI - Ratusan massa menggelar aksi damai mendukung UU TNI di depan Markas Kodim 0712 Tegal sekaligus berbagi 500 takjil kepada masyarakat, Sabtu (29/3) sore.--yeri noveli
Mereka membenci TNI tapi tidak tahu isi dalam revisi UU TNI tersebut. Mereka hanya asal melakukan penolakan dengan aksi unjukrasa.
Aap menduga, aksi mereka tidak murni. Sangat tendensius karena sarat dengan muatan kebencian terhadap TNI dan mengangkat lagi isu Dwi Fungsi ABRI.
BACA JUGA:Imbas Efisiensi, Okupansi Hotel dan Restoran di Kabupaten Tegal Turun
BACA JUGA:Petani di Kabupaten Tegal Dapat Bantuan Combine Harvester
"Kami di daerah tahu persis seperti apa TNI khususnya Kodim Tegal dengan masyarakat. Kodim Tegal telah banyak berbuat baik untuk masyarakat. Kami sangat merasakan hasil kerjanya, seperti TMMD, Tentara turun ke sawah dan masih banyak lagi," ujarnya.
Karena itulah, dukungan yang diberikan kepada TNI itu, tidak hanya saat ini. Pihaknya akan mendukung selama hayat masih di kandung badan. "Kami sebagai bagian dari TNI, karena TNI berasal dari rakyat, dan akan terus bersama rakyat," tandasnya.
Sementara, Komandan Kodim 0712/Tegal Letkol Inf Suratman, S.IP, M.IP mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi- tingginya atas kepedulian dan empati dari masyarakat yang telah sudi menggelar aksi damai itu.
Dandim berpesan kepada massa peserta aksi damai supaya melakukan aksi dengan santun dan humanis, karena TNI adalah cerminan dari masyarakat.
BACA JUGA:DPUPR kabupaten Tegal Perbaiki Jalan Rusak di Kertasari
BACA JUGA:Perbaikan Jalan di Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal Dianggarkan Rp3,4 Miliar
Sehingga aksi yang dilakukan mendapatkan simpati dari masyarakat lainnya. Selain itu, terkait dengan maraknya aksi penolakan atas revisi UU TNI, Dandim memberikan wawasan kepada masyarakat, bahwa kebijakan terhadap TNI telah dibahas dan diatur oleh pimpinan negara bersama wakil rakyat di DPR RI.
"Itu tentunya sudah melalui banyak kajian dan telaah. Hingga akhirnya disahkan menjadi UU," ujarnya.
Dandim mengaku juga sepakat dengan kelompok Masyarakat Anti Hoaks, dimana masyarakat jangan mudah dihasut dan disesatkan oleh pihak atau informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Dalam kesempatan itu, Dandim juga mengapresiasi jika dukungan itu diwujudkan dengan berbagi 500 takjil kepada para pengguna jalan di depan Markas Kodim setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: