Penyerapan Pupuk Subsidi di Rembang sudah 80 Persen dari Kuota yang Ditetapkan
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto-Istimewa/diswayjateng.id-
REMBANG, diswayjateng.id - Sampai Desember 2024 ini, serapan pupuk subsidi di Kabupaten REMBANG sudah mencapai 80 persen dari total alokasi yang diberikan pemerintah.
Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto.
Agus optimis akan terjadi peningkatan serapan atau pembelian dari petani, seiring dengan kecukupan air di lahan pertanian di Desember ini.
"Soalnya petani sudah mulai persiapan tanam. Tapi info dari lapangan, petani baru akan menebus pupuk, jika bener-bener sudah butuh," tuturnya, Minggu 8 Desember 2024.
Dikatakannya, untuk kuota pupuk bersubsidi di Kabupaten Rembang di 2024 ini terbilang cukup. Pasalnya, masih ada 20 persen dari kuota pupuk bersubsidi yang belum terserap oleh petani.
Dalam hal ini, pihaknya sudah mengajukan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK). Yakni sebagai bahan penentuan alokasi pupuk di tahun 2025. Ia berharap jatah pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Rembang di 2025 mendatang tiak berkurang.
"Alokasi pupuk subsidi tahun 2025 belum kami terima, tapi harapan kami minimal bisa sama seperti tahun 2024," ujarnya.
Diketahui, di 2024 ini Kabupaten Rembang memperoleh jatah kuota pupuk bersubsidi sekira 30 ribuan ton pupuk Urea dan 30 ribuan ton pupuk NPK.
BACA JUGA:Tinggal Tunggu Pengumuman Resmi, UMK Kabupaten Blora 2025 Dipastikan Naik 6,5 Persen
BACA JUGA:Tingkat Partisipasi Warga Rembang di Pilkada Serentak 2024 Diklaim Tertinggi se Jawa Tengah
"Pemerintah pusat akan menetapkan alokasi pada bulan-bulan Desember ini, kemudian diteruskan ke provinsi dan selanjutnya ke kabupaten. Selanjutnya akan kami teruskan ke kecamatan," terangnya.
Petani yang tidak memiliki Kartu Tani bisa menggunakan KTP untuk menebus pupuk subsidi. Sepanjang namanya sudah tercantum dalam e-Alokasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: