Peringati Hari AIDS Sedunia, Bupati Demak: Tidak Ada Ruang Diskriminasi untuk ODHA

Peringatan hari aids sedunia di kabupaten Demak-Nungki Diswayjateng-
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Semoga upaya kita bersama ini bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, jumlah kasus HIV/AIDS mengalami peningkatan. Secara akumulatif, sejak tahun 2023 hingga Oktober 2024, tercatat 1.036 kasus. Sementara itu, pada tahun 2024 saja, dari Januari hingga Oktober, terdapat 150 kasus baru.
BACA JUGA:Dishub Kabupaten Tegal Kebut Proyek Pembangunan Lampu PJU
BACA JUGA:LDII dan Bakesbangpol Demak Gelar FGD untuk Jaga Kondusivitas Pasca Pilkada 2024
Dari data tersebut, 59% penderita HIV adalah laki-laki, sedangkan 41% lainnya adalah perempuan. Bupati Eistianah menekankan pentingnya langkah-langkah preventif, edukasi, dan perawatan yang terintegrasi untuk menghentikan epidemi HIV/AIDS di Indonesia pada tahun 2030.
“Harapannya, tidak ada lagi infeksi baru, tidak ada lagi kematian akibat HIV/AIDS, dan tidak ada lagi diskriminasi terhadap ODHA,” pungkasnya.
Dengan adanya komitmen dari pemerintah dan dukungan masyarakat, Bupati optimis bahwa Kabupaten Demak dapat menjadi wilayah yang lebih peduli dan inklusif terhadap ODHA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: