Pemerintah Kabupaten Pemalang Bebaskan Biaya Pembuatan Lapak Sementara di Pasar Belik

Pemerintah Kabupaten Pemalang Bebaskan Biaya Pembuatan Lapak Sementara di Pasar Belik

PUING - Kondisi Pasar Belik paska kebakaran tinggal puing-puing yang akan segera dibersihkan untuk pembuatan lapak sementara.Foto:Agus Pratikno/jateng.disway.id--

DISWAYJATENG, PEMALANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang melalui dinas terkait akan terus berupaya agar pedagang Pasar Belik bisa segera berjualan lagi. Upaya tersebut akan dilakukan semaksimal mungkin agar rencana yang telah ditentukan. Dapat berjalan dengan lancar membangun lapak sementara untuk para pedagang. Pembangunan lapak sementara dari pemerintah daerah, tanpa swadaya dari pedagang.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian Pedagangan Kabupaten Pemalang Fera Joko Susanto. Menurutnya,  dari hasil  indentifikasi yang telah dilakukan. Ada kurang lebih 497 pedagang yang lapaknya kebakaran. Sehingga nantinya akan diupayakan pembuatan lapak sementara sejumlah pedagang yang ada.

BACA JUGA:Baznas Kabupaten Tegal Adakan Gerakan Cinta Zakat

Adapun bentuk lapaknya karena ini dalam kondisi kedaruratan, maka untuk segera dibangunnya lapak sementara dengan atap seng.

"Meskipun awalnya pedagang meminta dibuatkan lapak sementara dari terpal. Namun setelah bupati mendengar hal itu, langsung memerintahkan kepada dinas untuk dibangunkan lapak sementara dari seng,"katanya.

BACA JUGA:OSIS dan Pramuka SMP Negeri 2 Talang Kabupaten Tegal Bagi Takjil

Menurutnya,  biaya untuk pembuatan lapak sementara, semuanya dari pemerintah daerah. Sehingga pedagang untuk tidak mengeluarkan dana swadaya untuk pembuatan lapak sementara itu.

Lebih lanjut menurut Fera Joko Susanto, untuk kegiatan pembersihan akan dilakukan oleh pemerintah melalui dinas-dinas terkait yang telah ditugasi. Sedangkan dari relawan dan pedagang sifatnya hanya membantu tugas pembersihan tersebut. Sepanjang untuk keamanan maka dipersilahkan untuk membantunya.

BACA JUGA:Polres Tegal Beri Apresiasi Personel yang Berprestasi

"Sesuai perintah bupati agar pedagang bisa berjualan kembali, maka tugas pembersihan itu dari pemerintah melalui dinas - dinas terkait,"ujarnya.

Fera Joko Susanto menjelaskan mengingat saat ini, menjelang lebaran maka upaya pembersihan dan pembangunan lapak sementara akan terus diupayakan semaksimal mungkin. Sehingga sebelum lebaran pedagang bisa berjualan lagi, itu sesuai harapan kami H-5 atau H-7 semua selesai

"Meskipun demikian, tetap kembali pada situasi yang ada di lapangan. Karena itu yang tidak bisa diprediksi. Untuk itu kami minta doanya agar pekerjaan ini sesuai rencana masyarakat khususnya pedagang bisa berjualan lagi,"paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: