Semarang Bersiap Tinggalkan Bus Diesel, Dishub Pacu Trans Semarang Beralih ke Bus Listrik

Jumat 13-02-2026,12:00 WIB
Reporter : Wahyu Sulistiyawan
Editor : Laela Nurchayati

Ia optimistis modernisasi transportasi publik dapat diwujudkan secara bertahap dengan dukungan lintas sektor, mulai dari akademisi, pelaku industri transportasi, hingga dukungan kebijakan dan anggaran dari DPRD Kota Semarang. 

“Ini adalah kerja besar yang membutuhkan kolaborasi. Dengan dukungan semua pihak, kami yakin Semarang dapat kembali menjadi barometer transportasi publik yang aman, nyaman, dan berkelanjutan di Indonesia,” pungkasnya. 

Upaya transformasi transportasi publik di Kota Semarang semakin menguat setelah MTI Jawa Tengah mendorong Dishub Kota Semarang melakukan lompatan besar melalui modernisasi armada dan percepatan transisi menuju bus listrik. 

Ketua MTI Jawa Tengah, Bagus Hario Setiadji, menilai kondisi transportasi perkotaan di Semarang telah memasuki fase krusial untuk berbenah. Menurutnya, ketergantungan pada armada lama berbasis diesel tidak hanya mengurangi kenyamanan penumpang, tetapi juga berkontribusi terhadap penurunan kualitas udara perkotaan. 

“Sudah saatnya Kota Semarang meninggalkan pola transportasi konvensional. Transisi ke bus listrik bukan sekadar mengganti mesin, melainkan membangun ulang ekosistem layanan transportasi dari hulu hingga hilir,” ujar Bagus. 

Ia menambahkan, MTI memandang elektrifikasi armada sebagai momentum strategis untuk meningkatkan level of service angkutan umum.

Salah satu rekomendasi utama yang disampaikan ialah percepatan peremajaan armada Trans Semarang yang telah beroperasi sejak 2015 dengan skema pembiayaan yang tidak memberatkan operator. 

“MTI memberikan masukan teknis agar pembaruan armada dapat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, sekaligus tetap menghadirkan kenyamanan serta rasa aman bagi masyarakat,” tutup Bagus.

 

Kategori :