Waspada Banjir Rob dan Cuaca Buruk, Empat Kelurahan di Kota Tegal Terdampak Banjir Rob

Sabtu 24-05-2025,08:26 WIB
Reporter : Meiwan Dani Ristanto
Editor : Laela Nurchayati

Tegal, diswayjateng.id - Empat Kelurahan, di Kota Tegal, Rabu hingga Kamis (21-22/5), terdampak banjir rob yang menyebabkan beberapa ruas jalan terendam dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Banjir rob tersebut sudah dilakukan penanganan dengan penambahan karung pasir pada talud di pinggir sungai yang jebol akibat rob. Tetapi masyarakat tetap diminta waspada ketika ada banjir rob yang disebabkan cuaca buruk.

Menurut data dari BPBD banjir rob tersebut terjadi di Kelurahan Panggung, Muarareja, Tegalsari dan Mintaragen di Kota Tegal.

Kemudian berdasarkan prediksi BMKG bahwa terdapat peningkatan ketinggian pasang air laut yang berpotensi menyebabkan banjir rob di wilayah pesisir, pasang air laut mulai memasuki pemukiman warga yang menggenangi ruas jalan dan rumah-rumah warga.

BACA JUGA:Abrasi dan Banjir Rob Meluas, Polres Demak Tanam 1.500 Pohon Mangrove

BACA JUGA:Tak Disangka Sawah Bekas Genangan Banjir Rob Berhasil Panen Padi

BPBD Kota Tegal merespon adanya dampak yang ditimbulkan akibat peningkatan pasang air laut dengan melakukan assesment dan penanganan di lokasi terdampak banjir rob.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Tegal Moch Mabrur setelah mendapatkan laporan tersebut langsung melakukan assesment dilokasi banjir rob dan berkoordinasi kepada instansi terkait.

Kemudian melakukan penambalan talud yang rusak dengan geobag dan karung dilokasi talud yang rusak dengan rincian Lokasi penambalan pertama di talud Sungai Kalianyar sekitar Perum Pondok Martoloyo dengan jumlah 10 buah geobag.

Di Kelurahan Muarareja sedang diassesment lokasi yang perlu ditanggul dengan geobag serta penyedotan menggunakan Pompa Air milik DPU-PR Kota Tegal di Perum Pondok Martoloyo.

BACA JUGA:Waspada Banjir Rob di Pantura Jateng Jelang Idulfitri 1446 H

BACA JUGA:Fenomena Banjir Rob, BMKG: Masyarakat Pesisir Diimbau Waspada

"Talud yang dibuat tersebut untuk mencegah air agar tidak masuk ke ruas jalan dan menganggu ruas jalan," katanya.

Mabrur menjelaskan Rob yang terjadi di Kota Tegal disebabkan pergeseran cuaca El Nina yang jatuh di November hingga April. Dan itu terjadi sangat signifikan yang menyebabkan rob datang saat siang hari dengan air yang cukup tinggi.

Pihaknya terus memantau informasi dari BMKG didaerah yang terjadi rob cukup tinggi salah satunya di Kota Tegal. "Ada empat kelurahan terjadi rob, dan itu kita pantau karena menganggu aktivitas warga," ujarnya.

Kategori :