Hubungan Bupati Sudewo dan Wabup Chandra Makin Harmonis, Kompak Resmikan Proyek Pembangunan di Pati
Bupati Sudewo dan Wabup Chandra resmikan proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati. --
PATI - Hubungan Bupati Pati Sudewo dan Wabup Pati Risma Ardhi Chandra makin harmonis, usai gagalnya upaya pemakzulan Bupati melalui sidang Hak Angket DPRD Pati.
Kondisi itu bisa dilihat saat Bupati Sudewo mengajak serta Wabup Chandra, dalam peresmian sejumlah pembangunan infrastruktur strategis di Kabupaten Pati. Padahal sebelumnya, pasangan Bupati dan Wabup Pati yang baru resmi dilantik setahun itu, sempat dikabarkan tidak harmonis.
Mereka berdua kompak meresmikan sejumlah proyek jalan penghubung antar desa, trotoar, drainase, hingga ruas jalan utama yang selama bertahun-tahun kerap terdampak banjir.
Seperti halnya pembangunan jalan dan drainase depan RSUD Kayen. Sebelumnya, kawasan itu kerap tergenang banjir hingga satu meter dan tidak dapat dilalui kendaraan. Namun usai dibangun pada tahun 2025, kawasan tersebut aman dari banjir saat hujan dengan intensitas tinggi.
“Dulu banjirnya lama surut dan tidak bisa dilalui kendaraan. Alhamdulillah, setelah dibangun, meskipun hujan deras, tidak ada banjir lagi," ujar Bupati Sudewo disela peresmian jalan kawasan RSUD Kayen di awal Januari 2026.
Peresmian sejumlah pembangunan infrastruktur strategis di Kabupaten Pati tersebut, juga menegaskan komitmen Pemkab Pati memperkuat konektivitas dan meningkatkan kenyamanan masyarakat di wilayah Pati selatan. 
Hubungan Bupati Sudewo dan Wabup Risma Ardhi Chandra makin harmonis usai gagalnya upaya pemakzulan Bupati Pati. --
Usai meresmikan jalan dan drainase di RDUD Kayen, Sudewo dan Chandra kembali melanjutkan peresmian ruas Jalan Brati–Mangunrekso.
Sudewo pun berharap agar jalan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga setempat. Ia menilai peningkatan kualitas jalan desa, menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Semoga jalan ini bermanfaat untuk warga Brati dan Mangunrekso. Peresmian ruas jalan ini memiliki makna simbolis yang penting bagi masyarakat Kayen, " tukas Sudewo.
Sudewo juga meresmikan pembangunan Jalan Porang-Paring–Kuwawur hingga Pakem sepanjang 6,3 kilometer. Pembangunan ruas jalan terpanjang di Kabupaten Pati ini, diharapkan berdampak besar bagi masyarakat di wilayah sekitarnya.
“Mudah-mudahan jalan ini memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk warga Desa Porang Paring, Kuwawur, Pakem, Prawoto, dan sekitarnya,” ungkap Sudewo.
Sudewo menjanjikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan terus dilanjutkan pada tahun anggaran 2026. Termasuk ruas Pakem–Prawoto serta penanganan lanjutan di wilayah Kecamatan Kayen.
Sudewo berharap seluruh pembangunan dapat meningkatkan mobilitas warga dan menggerakkan perekonomian desa. Selanjutnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat Kabupaten Pati.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
