Dua Oknum Nakes RSUD Kudus Dinonaktifkan Buntut Video Mesum, Bupati Kudus Turun Tangan

Dua Oknum Nakes RSUD Kudus Dinonaktifkan Buntut Video Mesum, Bupati Kudus Turun Tangan

Bupati Samani memimpin apel kalangan pegawai RSUD Kudus--

KUDUS, diswayjateng.com - Heboh video viral berisi rekaman adegan mesum oknum tenaga kesehatan yang dilakukan di sebuah ruangan RSUD Loekmono Hadi Kudus, direspon cepat oleh manajemen RSUD setempat. 

Pihak manajemen RSUD Loekmono Hadi Kudus pun terpaksa angkat bicara menyikapi beredarnya video viral bermuatan tindakan asusila itu. 

Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, dr Abdul Hakam pun membenarkan bahwa dua orang yang ada dalam rekaman video yang beredar itu merupakan pegawai RSUD dr Loekmono Hadi Kudus.

Menurut Hakam, rekaman video CCTV itu terjadi pada tahun 2020 lalu bersamaan saat masa pandemi Covid. Kejadian itu terekam sebelum masa kepemimpinan manajemen RSUD Kudus saat ini. 

BACA JUGA:Ketut Dewi Bongkar Perselingkuhan Oknum Pegawai RSUD Loekmono Hadi Kudus, Dua Nakes Mesum Terekam CCTV

BACA JUGA:Kehadiran Coffee Street di Kudus Picu Keresahan Warga, Jadi Ajang Pesta Miras Jalanan Dibalut Musik Keras

“Kejadian itu memang melibatkan pegawai lingkungan RSUD Kudus dan lokasinya juga di RSUD Kudus. Dari hasil penelusuran kami, video itu direkam pada tahun 2020 yakni sebelum Oktober,” ujar dr Abdul Hakam. 

Menurut Hakam, video hasil rekaman CCTV milik RSUD Kudus yang beredar tidak dicantumkan secara jelas waktu kejadian.

Namun berdasarkan hasil klarifikasi internal, manajemen RSUD Kudus memastikan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada tahun 2020.

Meskipun kejadian berlangsung sebelum kepemimpinan saat ini, namun Abdul Hakam menegaskan bahwa manajemen RSUD dr Loekmono Hadi Kudus tetap bertanggung jawab penuh menindaklanjuti kasus itu secara profesional dan sesuai aturan.

BACA JUGA:Duku Khas Sumber Kudus, Buah Lokal Langka Memiliki Kesegaran dan Rasa Manis

BACA JUGA:Resmikan Revitalisasi SD di Kudus, Mendikdasmen Ungkap Tes Kemampuan Akademik di SD Diselenggarakan April 2025

“Manajemen sekarang tetap harus bertanggung jawab terhadap kejadian tahun 2020 itu. Karena itu kami segera melakukan langkah mitigasi,” tandas Hakam. 

Bahkan pihak RSUD Kudus juga telah memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan terkait permasalahan itu. Pemeriksaan melibatkan berbagai unsur pegawai lintas bagian di RSUD setempat. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: