"Sumur sudah kering, tidak ada airnya," ucapnya.
Warga lainnya, Sugeng (35) mengatakan hal senada. Menurutnya, setiap musim kemarau, di desanya selalu kesulitan air bersih. Sebenarnya, pemerintah desa sudah mengantisipasinya dengan membangun Pamsimas.
Namun, Pamsimas itu tidak bisa diandalkan. Air tidak keluar sehingga warga bingung mendapatkan air bersih. Sugeng berharap, Pamsimas segera diperbaiki supaya dapat membantu warga saat musim kemarau.
BACA JUGA:2000 Hektar Sawah DI Pemali Rawan Kekeringan, Terapkan Sistem Gilir dan Kawal Air
"Di desa kami memang langganan begini, tapi sampai sekarang belum ada solusinya. Sekalipun ada Pamsimas, tapi tidak bisa digunakan karena airnya tidak keluar," tutupnya. (*)