Akses Jalan ke Dukuh Tambaksari Bedono Demak Putus, 13 KK Terisolasi

Akses Jalan ke Dukuh Tambaksari Bedono Demak Putus, 13 KK Terisolasi

Akses jalan ke Dukuh Bendono terputus karena cuaca ekstreem.-nungki diswayjateng-

DEMAK, diswayjateng.com - Jalan umum menuju Dukuh Tambaksari RT 01 RW 04, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, rusak parah akibat diterjang ombak laut dan cuaca ekstrem. Akses jalan darat satu-satunya ke permukiman warga di Dukuh Tambaksari Bedono Demak tersebut putus dan tidak dapat dilalui selama lebih dari sepekan.

Kepala Dusun Tambaksari, Khumaidi, mengatakan kerusakan jalan disebabkan oleh angin kencang yang disertai gelombang laut tinggi. Ombak terus menerjang badan jalan hingga merusak struktur cor dan batuan, bahkan sebagian jalan terputus dan tertutup air laut.

“Cuaca ekstrem dan angin kencang disertai ombak laut di Desa Bedono ini membuat jalan rusak parah sampai tidak bisa dilewati,” ujar Khumaidi, Minggu (11/1/2026).

Padahal, jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer dengan lebar sekitar tiga meter tersebut merupakan akses darat satu-satunya bagi warga untuk menuju rumah, tempat ibadah, serta jalur menuju sekolah.

BACA JUGA:Jalan Demak-Moro Rusak Parah Terendam Banjir, Alokasi Anggaran Pusat Gagal Turun

BACA JUGA:Perbaikan Jalan Trengguli, Kasatlantas Demak Imbau Pengguna Pantura Gunakan Jalur Alternatif

Akses alternatif sebenarnya bisa ditempuh melalui jalur laut menggunakan perahu, namun kondisi cuaca yang buruk membuat warga enggan mengambil risiko.

Akibat jalan terputus, sebanyak 13 kepala keluarga di Dukuh Tambaksari kini terisolasi. Warga tidak dapat beraktivitas seperti biasa. Hanya para laki-laki atau kepala keluarga yang nekat menerobos genangan air laut untuk berjalan kaki ke daratan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sudah sekitar satu minggu jalan tidak bisa dilewati. Yang berani hanya bapak-bapak, itu pun harus basah kena air laut untuk belanja kebutuhan,” jelasnya.

Kondisi jalan yang sebelumnya diperkuat dengan tancapan bambu di sisi kiri dan kanan kini tampak hancur. Pecahan batu, cor, dan material padas berserakan, sementara sebagian badan jalan hilang tergerus air laut.

BACA JUGA:Program Nasional Revitalisasi Sekolah, Demak Tercatat Terima Dana Rp 76 Miliar

BACA JUGA:Jalan Purworejo Bonang Demak Rusak Parah dan Tergenang Air, Warga : Sudah Banyak Korban

Situasi tersebut semakin memprihatinkan karena berdampak langsung pada anak-anak. Menurut Khumaidi, selama jalan rusak dan terputus, anak-anak tidak bisa berangkat sekolah demi keselamatan mereka.

“Daripada memaksa, malah berbahaya. Akhirnya anak-anak libur sekolah karena akses tidak memungkinkan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: