Pencairan Tukin Terhambat, Plh Bupati Pemalang Nurkholes Respon Positif akan segera Dicairkan

MENJELASKAN - Plh Bupati Pemalang Nurkholes menjelaskan soal keterlambatan pencairan Tukin.Foto: Agus Pratikno/diswayjateng.id--
PEMALANG, diswayjateng.id - Banyaknya Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang yang mengeluhkan molornya pencairan tunjangan kinerja (Tukin) atau Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Mendapat respon positif dari Plh Bupati Pemalang Nurkholes. Menurutnya keterlambatan pembayaran Tukin, disebabkan karena soal teknis dan mekanisme yang ada.
"Banyaknya PNS atau ASN yang mengeluhkan soal pencairan Tukin itu, sebenarnya hanya mekanisme saja dan tidak ada hal atau kendala yang lain,"katanya, usai memimpin Rapat Koordinasi bersama OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.
Nurkholes lebih lanjut mengatakan terjadi keterlambatan pencairan Tukin munggah juga disebabkan karena adanya pergantian kepemimpinan yang ada di Kabupaten Pemalang.
BACA JUGA:Pemkab Pemalang Selaraskan RPJMN dengan RPJMD dan Bahas Efisiensi Anggaran
BACA JUGA:Pemkab Pemalang Belum Terapkan Kebijakan Work From Anywhere untuk ASN
"Kami saja Bupati dan Wakil Bupati Pemalang baru dilantik tanggal 20 Februari 2025. Maka soal pencairan Tukin setelah ini akan segera dilakukan,"ujarnya.
Dijelaskannya Pemerintah Kabupaten Pemalang akan berjalan normal setelah proses pergantian kepemimpinan itu selesai. Yaitu setelah serah terima jabatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 Maret 2025.
Jika proses pergantian kepemimpinan itu selesai, maka produk hukum ataupun terkait ketentuan dan kebijakan akan segera menyelesaikan. Seperti yang saat ini sangat diharapkan soal pencairan Tukin juga akan segera diselesaikan.
"Apa yang menjadi harapan para PNS atau ASN untuk bisa menerima Tukin akan secepatnya diselesaikan,"tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: