Warung Kopi Santan Khas Blora Tak Pernah Sepi Pengunjung, dari Hal Tidak Sengaja Kini Jadi Langganan Pejabat

Bupati Blora, Arief Rohman dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat sedang menimati kelezatan kopi santen khas Blora di Desa Jepangrejo.-Istimewa/diswayjateng.id-
Namun banyak pengunjung yang ingin mencoba kopi legendaris khas Blora ini.
Para pejabat yang berkunjung ke Blora juga sering mampir ke warung kopi santen ini.
Pemilik kopi santan Mbah Sakijah, Rokhim menceritakan awal berdirinya usaha kuliner tersebut hingga dikenal oleh masyarakat luas.
"Asal usul kopi santan ini kan awal mulanya Mbah Sakijah yang menemukan sekitar tahun ‘80an," ujar Rokhim, Rabu 11 Desember 2024.
Dimana kala itu Mbah Sakijah sedang memasak sayur menggunakan santan.
Karena kebetulan santan itu lebih, kemudian ia memasukkanya ke gelas yang berisi bubuk kopi.
"Kog diminum rasanya enak. Mbah Sakijah juga saat itu sudah jualan kopi kothok," tuturnya.
Kemudian campuran santan dan kopi itu dicoba disajikan ke suaminya ternyata rasanya enak dan nikmat.
"Terus dikasih ke tetangga, terus tanggapan tetangga juga bagus akhirnya dijual sampai sekarang ini," ujarnya.
Rokhim merupakan gerasi ke tiga Mbah Sakijah pengelola warung Kopi Santan Jepangrejo Blora.
Ia juga mengatakan sedari awal kopi santen buka sampai sekarang memang selalu ramai dikunjungi para penikmatnya.
Mulai dari warga sekitar sampai masyarakat luar daerah Blora.
Warung kopi santan ini buka mulai 05.30 WIB hingga 22.00 WIB.
Masyarakat Blora ataupun luar daerah silih berganti datang ke warung kopi santan ini.
Kopi ini berasal dari biji biji kopi di sangrai kemudian di giling sehingga menjadi bubuk kopi yang siap di racik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: