Gen Z Ini Bagikan Pengalaman Miliki Rumah Pertama

Sabtu 27-06-2026,14:24 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Ismail F

BATANG, diswayjateng.id – Memiliki rumah pertama menjadi impian banyak pekerja muda, namun keberanian saja dinilai tidak cukup tanpa perhitungan keuangan yang matang.

Fenomena meningkatnya pembelian rumah di Kabupaten Batang turut diiringi kesadaran baru mengenai pentingnya literasi finansial sebelum mengajukan KPR.

"Jangan kalau modal nekat, nanti tahun-tahun berikutnya malah repot angsurannya,"kata seorang Gen Z yang juga pekerja KIT Batang, Sodiq Maulana, Sabtu 27 Juni 2026.

Pesan itu lahir dari pengalaman pribadinya saat memutuskan membeli rumah pertama.

BACA JUGA: Saat BRI Batang Layani Warga Binaan Lapas Lewat Perbaikan Masjid At Taubah

BACA JUGA: Efek Kawasan Industri, BRI Catat Permintaan KPR Subsidi Batang Melonjak

Sodiq tidak langsung mengajukan kredit setelah memperoleh pekerjaan.

Ia lebih dahulu menghitung kemampuan penghasilan setiap bulan.

Ia juga mempertimbangkan kebutuhan keluarganya.

Keputusan tersebut membuatnya lebih tenang ketika akhirnya mengambil KPR subsidi melalui BRI.

BACA JUGA: 23 Tahun Menumpang, Cerita Ibu Penjual Warkop di Batang Akhirnya Punya Rumah Pertama

BACA JUGA: BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Realisasi Tembus Rp9,21 Triliun

Pria berusia 30 tahun itu baru bekerja sekitar dua tahun di kawasan Industri Terpadu Batang.

Sebelumnya, ia tinggal bersama orang tuanya setelah menikah.

Keinginan hidup mandiri mendorongnya mencari rumah yang sesuai kemampuan.

Kategori :