Dari QRIS jadi Sumur Bor, Pemda Gandeng BI Tegal Ajak Warga Batang Wakaf

Dari QRIS jadi Sumur Bor, Pemda Gandeng BI Tegal Ajak Warga Batang Wakaf

Kepala KPw BI Tegal, Bimala, kanan berjilbab merah, dalam Media Briefing se-Jateng di Hotel Amandaru, Kota Pekalongan, Kamis 13 Agustus 2026-Disway Jateng/ Bakti Buwono-

PEKALONGAN, diswayjateng.id - Musim kemarau tidak hanya menguji ketahanan petani dan sumber air warga. Di Kabupaten Batang, kondisi tersebut juga mendorong gerakan sosial baru dengan memanfaatkan pembayaran digital melalui QRIS untuk menghimpun wakaf pembangunan sumur bor.

Gagasan itu didorong Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal bersama Pemerintah Kabupaten Batang

Pengumpulan wakaf dilakukan dengan memanfaatkan sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat, termasuk agenda olahraga bersama dan kegiatan pendidikan anak usia dini.

Kepala KPw BI Tegal, Bimala, mengatakan QRIS tidak hanya diarahkan untuk transaksi jual beli, tetapi juga dapat menjadi sarana memudahkan masyarakat berwakaf. 

BACA JUGA: Kembalikan Kopi Tombo Batang Mendunia, 5.400 Bibit Arabika Ditebar

BACA JUGA: Sekolah Rakyat Batang Siapkan dari Data Desa, Dinsos Siapkan 248 Operator Sisir Calon Siswa

ASN itu juga ada singkatannya, Aparatur Siap Nontunai. Itu nanti akan melakukan wakaf yang sudah kami sampaikan ke Pak Bupati Batang M Faiz Kurniawan, nanti beliau yang menentukan lokasi sumurnya,” ujar Bimala usai Media Briefing se-Jateng di Hotel Amandaru, Kota Pekalongan, Kamis 13 Agustus 2026.

Menurut Bimala, penggalangan wakaf tersebut akan dilakukan dalam rangkaian kegiatan Pekan QRIS di Kabupaten Batang. 

Salah satunya melalui kegiatan olahraga bersama bertajuk ASN Wani Playon pada Jumat 14 Agustus 2026 pagi, yang dilanjutkan dengan tasyakuran peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada malam 17 Agustus.

QRIS wakaf disiapkan sebagai kanal donasi sehingga peserta kegiatan dapat menyalurkan wakaf secara langsung melalui pemindaian kode. 

BACA JUGA: 62.945 Warga Batang Sudah Aktifkan IKD, Target 10 Persen Tinggal Selangkah Lagi

BACA JUGA: Nyamuk Lagi Brutal, Dinkes Batang Ingatkan Warga Soal Chikungunya hingga DBD

Dana yang terkumpul nantinya diarahkan untuk pembangunan sumur bor, sementara lokasi pembangunannya ditentukan Pemerintah Kabupaten Batang.

Langkah tersebut menjadi relevan di tengah musim kemarau yang membuat kebutuhan terhadap sumber air bersih meningkat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait