Anggota DPRD Kota Tegal Erni Minta Tarif Sewa Rusunawa Dikaji Ulang
Anggota DPRD Kota Tegal Fraksi PKS Erni Ratnani mengadakan reses di Kantor Kecamatan Tegal Barat.-K. ANAM SYAHMADANI/RADAR TEGAL-
TEGAL, diswayjateng.id - Keluhan penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) terkait kenaikan tarif sewa menjadi salah satu sorotan dalam Reses Masa Persidangan III Tahun 2025/2026 Anggota DPRD Kota Tegal Fraksi PKS Erni Ratnani.
Berlangsung di Kantor Kecamatan Tegal Barat, Minggu (9/8), reses dihadiri Camat Tegal Barat Teti Kirnawati, Pengurus RT RW, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.
Dalam reses tersebut, warga menyampaikan beratnya beban sewa yang harus ditanggung di tengah kondisi ekonomi keluarga yang belum sepenuhnya pulih.
Erni menilai persoalan itu perlu mendapat perhatian serius karena Rusunawa pada dasarnya disediakan sebagai hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Karena itu, kebijakan tarif seharusnya tetap mempertimbangkan kemampuan ekonomi para penghuninya.
“Kami akan membawa persoalan tarif sewa Rusunawa ini ke rapat evaluasi Komisi di DPRD,” kata Erni.
BACA JUGA:Rusunawa Kaligawe Mulai Miring, Pemkot Semarang Ajukan Renovasi Besar ke Kementerian PKP
Menurut Erni, fasilitas harus layak, dan fungsi sosial Rusunawa untuk meringankan beban masyarakat kecil harus dikembalikan secara utuh. Politisi PKS tersebut berencana meminta penjelasan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman sebagai pengelola Rusunawa.
Evaluasi diperlukan untuk mengetahui dasar penyesuaian tarif sekaligus mencari skema yang tidak semakin membebani masyarakat.
Erni menekankan, persoalan tarif tidak bisa dilepaskan dari tujuan awal penyediaan Rusunawa. Jika biaya hunian justru menjadi beban berat bagi keluarga berpenghasilan rendah, perlu ada kajian kembali terhadap kebijakan yang diterapkan.
Selain Rusunawa, aspirasi warga dalam reses juga menyentuh sektor pendidikan. Masyarakat mengusulkan perluasan jangkauan serta pembaruan data penerima Program Indonesia Pintar (PIP) Aspirasi.
BACA JUGA:Daftar Tunggu Rusunawa Semarang Masih 984 Orang, Sawah Besar Jadi Hunian Paling Diburu
BACA JUGA:Stok Air Bersih Kota Tegal Dipastikan Aman Selama Kemarau
Legislator Daerah Pemilihan Tegal Barat menyatakan siap mengawal usulan tersebut, khususnya terkait penambahan kuota agar bantuan pendidikan dapat diterima anak-anak dari keluarga prasejahtera secara tepat sasaran dan transparan. Dalam kesempatan itu, dia juga menekankan pentingnya penguatan ketahanan keluarga serta sinergi antara lembaga kemasyarakatan, pemerintah wilayah, dan wakil rakyat.
Dalam pandangannya, koordinasi antarpihak diperlukan agar berbagai persoalan yang muncul di tingkat masyarakat dapat segera diidentifikasi dan diperjuangkan penyelesaiannya melalui kebijakan pemerintah daerah. Erni berharap seluruh aspirasi yang disampaikan dalam reses tidak berhenti sebagai catatan, tetapi dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran Pemerintah Kota Tegal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
