Stok Air Bersih Kota Tegal Dipastikan Aman Selama Kemarau

Stok Air Bersih Kota Tegal Dipastikan Aman Selama Kemarau

Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Bahari Kota Tegal Hasan Suhandi memberi keterangan terkait kesiapan Perumda menghadapi musim kemarau. -K. ANAM SYAHMADANI/RADAR TEGAL-

TEGAL, diswayjateng.id - Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Bahari Kota Tegal Hasan Suhandi memastikan stok air bersih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pelanggan di Kota Bahari selama musim kemarau ini. Pemantauan sumber air dan kapasitas produksi terus dilakukan Perumda untuk mengantisipasi dampak kekeringan terhadap pasokan air bersih.

 “Untuk stok masih cukup. Kami selalu konsultasi dengan pengelola sumber air untuk mempertahankan agar tidak terjadi penurunan debit,” kata Hasan seusai menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal dengan agenda Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI di Komplek Gedung Parlemen, Jalan Pemuda, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Jumat (14/8).

Hasan menjelaskan, pemantauan kondisi air di area intake dilakukan secara rutin untuk memastikan kapasitas produksi tetap terjaga. Menurut dia, penurunan debit air akibat kemarau diperkirakan sekitar 5-10 persen. Selain faktor kekeringan, Perumda juga mewaspadai kehilangan air akibat kebocoran jaringan dan pencurian. Kondisi sejumlah pipa yang sudah berusia tua menjadi salah satu persoalan yang terus mendapat perhatian.

BACA JUGA:Puluhan Ribu Warga Tegal Krisis Air Bersih, PMI Gercep Kirim 276 Ribu Liter

BACA JUGA:Napak Tilas Tempat Persembunyian Pasukan Kapten Sudibyo di Tunon Kota Tegal, Jadi Saksi Sejarah

Menurut Hasan, air merupakan kebutuhan pokok yang harus dijaga penggunaannya, terlebih ketika memasuki musim kemarau. Karena itu, masyarakat perlu mengantisipasi kemungkinan kondisi kekeringan yang berlangsung lebih lama.

Masyarakat diimbau menggunakan air secara bijak selama musim kemarau. Pelanggan diminta mengutamakan kebutuhan pokok dan tidak menggunakan air secara berlebihan.

Terkait tarif air bersih, Hasan memastikan tidak ada rencana kenaikan harga air bersih. Tarif yang berlaku saat ini akan dipertahankan agar masyarakat tidak semakin terbebani.

Perumda Air Minum Tirta Bahari juga terus melakukan penanganan terhadap kebocoran jaringan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan kehilangan air sekaligus menjaga volume pasokan bagi pelanggan.

BACA JUGA:Kemarau Datang, Batang Belum Krisis Air: PDAM Minta Warga Siapkan Tandon

BACA JUGA:Marak Bencana Musim Kemarau di Kabupaten Tegal, DPRD Wanti-wanti Warga Soal Sampah hingga Bensin Eceran

Hasan menambahkan, pihaknya siap membantu masyarakat apabila kebutuhan air bersih meningkat akibat kondisi kemarau. Bantuan dapat diberikan melalui jaringan perpipaan maupun distribusi menggunakan mobil tangki. Untuk penanganan di lapangan, Perumda juga siap berkolaborasi dengan BPBD Kota Tegal untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi apabila kemarau berdampak pada pasokan.

“Kota Tegal selalu siap. Kami siap membantu. Secara langsung melalui perpipaan, sedangkan secara tidak langsung melalui tangki air,” sebut Hasan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait