SLAWI, diswayjateng.com – Rentetan bencana rumah roboh dan kebakaran yang menimpa warga di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal mendapat perhatian serius dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal. Tanpa menunggu lama, PMI Tegal gerak cepat ulurkan bantuan kepada para korban, Rabu (14/1/2026).
Salah satu bantuan diberikan kepada Darsim, warga RT 13 RW 03 Desa Kaliwadas, Kecamatan Adiwerna, yang rumahnya roboh akibat hujan deras. Bencana tersebut terjadi pada Kamis (9/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.
Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo, mengatakan pihaknya menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 750 ribu serta paket sembako untuk meringankan beban korban.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 7 juta. Bantuan ini kami harapkan bisa sedikit membantu kebutuhan mendesak korban,” ujar Iman Sisworo saat menyerahkan bantuan, didampingi Kepala Desa Kaliwadas dan pengurus PMI Kecamatan Adiwerna.
Tak hanya itu, PMI Kabupaten Tegal juga menyalurkan bantuan kepada Alik Mualik, warga RT 11 RW 02 Desa Kaliwadas, Kecamatan Adiwerna, yang rumahnya terbakar pada Senin (12/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Kebakaran diduga berasal dari api tungku yang lupa dimatikan.
Dalam peristiwa tersebut, PMI menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 500 ribu serta paket sembako. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp 5 juta.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat menggunakan tungku atau sumber api di rumah,” tegas Iman.
Bantuan serupa juga disalurkan PMI kepada Slamet Hidayatulloh, warga RT 04 RW 03 Desa Tanjungharja, Kecamatan Kramat. Rumah Slamet terbakar pada Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, kembali akibat tungku yang lupa dimatikan.
PMI Kabupaten Tegal menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 700 ribu, didampingi perangkat Desa Tanjungharja dan Babinsa Kecamatan Kramat. Dalam kejadian ini, selain rumah, sebanyak 10 ekor kambing milik korban yang berada di kandang ikut terbakar, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta.
“Selain kerugian rumah, ternak juga ikut terdampak. Ini tentu pukulan berat bagi korban,” kata Iman.
Sementara itu, bantuan terbesar disalurkan kepada Wiridiawati, warga RT 03 RW 10 Desa Warureja, Kecamatan Warureja. Rumah korban hangus terbakar pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 15.30 WIB akibat hubungan arus pendek listrik.
PMI Kabupaten Tegal menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 1,5 juta serta paket sembako, didampingi Kepala Desa Warureja, staf kecamatan, dan perangkat desa setempat. Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian besar yang diperkirakan mencapai Rp 50 juta.
“PMI hadir sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban sekaligus menjadi penguat agar mereka bisa bangkit kembali,” pungkas Iman Sisworo.