Diduga Kesambar Petir, Rumah Warga Warureja Tegal Terbakar

Minggu 11-01-2026,10:06 WIB
Reporter : Yeri Noveli
Editor : Laela Nurchayati

SLAWI, diswayjateng.com – Sebuah rumah tinggal milik warga di Jalan Sumberharjo RT 03 RW 10, Desa Warureja, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, terbakar dilalap si jago merah, Jumat (9/1/2026) sore.

Kebakaran yang sempat membuat warga panik itu beruntung tidak menimbulkan korban jiwa, meski menyebabkan kerusakan pada atap dan sebagian bangunan rumah.

Kabid Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Tegal, Suwitno, menjelaskan peristiwa kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 16.03 WIB.

Begitu menerima laporan, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos 1 Kabupaten Tegal langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

“Setelah ada laporan masuk dari warga, armada dan personel Damkar 1 langsung kami berangkatkan ke tempat kejadian perkara untuk melakukan penanganan,” ujar Suwitno.

BACA JUGA:PMI Kabupaten Tegal Ulurkan Tangan, Korban Kebakaran di Cilongok Terima Bantuan

BACA JUGA:Kebakaran Rumah di Desa Saban, Diduga Korsleting Listrik Saat Ngecas Handphone

Ia menuturkan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api mulai terlihat membesar sekitar pukul 15.50 WIB. Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas datang.

“Sekitar pukul 16.20 WIB, armada Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Alhamdulillah api dapat segera dikendalikan dan tidak sampai merembet ke rumah warga lainnya,” ujarnya.

Rumah yang terbakar diketahui milik Subarkah. Saat kejadian, pemilik rumah sedang tidak berada di dalam rumah, sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo, mengatakan berdasarkan hasil asesmen awal di lapangan, kebakaran diduga dipicu sambaran petir yang menyebabkan konsleting listrik di bagian kamar.

“Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat kesambar petir yang mengakibatkan konsleting listrik. Api kemudian merembet ke kasur dan bagian bangunan lainnya,” jelas Iman.

BACA JUGA:Kebakaran di Kota Semarang Sepanjang 2025 Turun Jadi 275 Kasus, Enam Orang Meninggal

BACA JUGA:Darurat Hidran di Kota Semarang: Dari 79 Titik, Hanya 10 Aktif Saat Kebakaran Sisanya Tertimbun dan Hilang

Kategori :