Petis Bumbon, Primadona Berbuka Puasa di Kota Semarang yang Tak Pernah Sepi Peminat

Petis Bumbon, Primadona Berbuka Puasa di Kota Semarang yang Tak Pernah Sepi Peminat

Petis bumbon kembali menjadi primadona kuliner berbuka puasa di Kota Semarang selama Ramadan 2026. Berjualan di kawasan Alun-Alun Masjid Agung Semarang-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan

SEMARANG, diswayjateng.id – Ramadan selalu menghadirkan suasana berbeda di Kota Semarang. Menjelang waktu magrib, masyarakat berbondong-bondong berburu takjil untuk berbuka puasa. Beragam makanan dan minuman tersaji khusus di bulan suci ini. Di antara sekian banyak pilihan, petis bumbon menjadi salah satu kuliner khas yang tak pernah kehilangan penggemarnya.

 

Di kawasan Alun-Alun Masjid Agung Semarang, deretan lapak pedagang tampak berjajar rapi setiap sore. Aroma aneka hidangan menguar di udara, menggoda siapa saja yang melintas. Di salah satu sudut, petis bumbon tampil sederhana, namun selalu dikerumuni pembeli yang rela antre demi seporsi menu berbuka yang kaya rasa.

 

Petis bumbon merupakan olahan sambal goreng yang dipadukan dengan petis sehingga menghasilkan perpaduan rasa gurih dan manis yang khas. Namun, keistimewaan utamanya terletak pada penggunaan telur bebek sebagai bahan dasar. Telur tersebut dimasak bersama racikan bumbu rempah pilihan selama berjam-jam hingga menghasilkan tekstur padat dengan cita rasa yang meresap sampai ke bagian dalam.

 

Proses memasak yang tidak instan menjadi kunci kelezatan hidangan ini. Setidaknya dibutuhkan waktu sekitar tiga jam agar bumbu dan telur matang sempurna. Warna kecokelatan yang pekat serta aroma rempah yang kuat menjadi ciri khas yang mudah dikenali.

 

Dinda, salah satu warga Semarang, mengaku hampir setiap Ramadan selalu membeli petis bumbon untuk menu berbuka puasa.

 

“Rasanya enak, bumbunya benar-benar meresap sampai ke dalam. Harganya juga terjangkau, jadi hampir setiap puasa saya beli. Sudah jadi menu wajib,” ujar Dinda, Senin 2 Maret 2026.

 

Menurutnya, selain rasanya yang khas, petis bumbon juga cukup mengenyangkan sehingga cocok dijadikan makanan utama setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: