Semarang Sulap 149 Taman Kota Jadi Sentra Edukasi Zero Waste

Semarang Sulap 149 Taman Kota Jadi Sentra Edukasi Zero Waste

Ruang Edukasi Sampah: Petugas membersihkan sampah di taman Indonesia Kaya.-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan

SEMARANG, diswayjateng.id – Riuh tawa anak-anak, komunitas yang berlatih tari, hingga warga yang sekadar duduk menikmati sore menjadi pemandangan lazim di sejumlah taman kota di Semarang. Namun kini, fungsi ruang terbuka hijau (RTH) tak lagi sekadar tempat bersantai. Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mulai menjadikan taman kota sebagai pusat edukasi dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

 

Langkah ini menjadi bagian dari pelaksanaan program Semarang Bersih dengan pendekatan zero waste dari hulu. Artinya, pengelolaan sampah tidak lagi hanya bergantung pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi dimulai sejak sumbernya—termasuk dari aktivitas pengunjung taman.

 

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Murni Ediati, menegaskan bahwa taman kota memiliki potensi besar sebagai titik edukasi publik terkait pengelolaan sampah.

 

Taman Indonesia Kaya memiliki pengunjung yang cukup padat. Taman ini sering digunakan masyarakat untuk kegiatan rekreasi, sosial, budaya, hingga event besar,” ujar Murni Ediati, yang akrab disapa Pipie, saat dikonfirmasi Senin (2/3/2026).

 

Di taman tersebut, Disperkim baru saja menambah fasilitas tempat sampah tiga pilah—organik, anorganik, dan residu—serta tong komposter untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos.

 

Menurut Pipie, langkah ini bukan sekadar penyediaan fasilitas fisik. Lebih dari itu, taman kota diharapkan menjadi laboratorium sosial tempat masyarakat belajar langsung mempraktikkan pemilahan sampah.

 

Data Disperkim mencatat, Kota Semarang memiliki 149 taman kota. Dari jumlah tersebut, 55 tergolong taman aktif dan 94 lainnya merupakan taman pasif. Taman aktif umumnya menjadi pusat kegiatan warga, baik untuk olahraga, pertunjukan seni, maupun aktivitas komunitas.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: