Batang Segera Sosialisasi KPBU APJ Rp300 miliar, Pengusaha Lokal Diminta Siap-siap

Batang Segera Sosialisasi KPBU APJ Rp300 miliar, Pengusaha Lokal Diminta Siap-siap

Kepala Bapperida Kabupaten Batang Bagus Pambudi-Disway Jateng/Bakti Buwono-

BATANG, diswayjateng.com – Pemerintah Kabupaten BATANG membuka ruang selebar-lebarnya bagi pengusaha lokal untuk ikut proyek KPBU Alat Penerangan Jalan dengan menggelar sosialisasi terbuka.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa proyek lampu jalan Batang senilai Rp300 miliar harus transparansi melibatkan rekanan lokal sejak tahap awal.

Kepala Bapperida Batang, Bagus Pambudi, menegaskan sosialisasi KPBU APJ Batang sengaja digelar lebih dini. 

Tujuannya agar pengusaha lokal bisa bersiap dan membentuk konsorsium.

BACA JUGA: ASN Batang Diingatkan Lapor Gratifikasi Jelang Idulfitri, Termasuk Parcel

BACA JUGA: Diteriaki Warga, Tiga Remaja Batang Bawa Celurit 1,5 Meter Kabur hingga Ditangkap Polisi

“Kalau pengusaha lokal punya keahlian pemasangan jaringan tapi modal terbatas, gandeng bank atau penyedia tiang dan lampu, bikin konsorsium,” ujar Bagus di kantornya, Senin 2 Maret 2026.

Menurutnya, sosialisasi KPBU APJ Batang bukan sekadar formalitas, tetapi ajakan nyata agar pelaku usaha Batang tidak hanya jadi penonton proyek strategis daerah.

Proyek KPBU lampu jalan Batang sendiri sudah menyelesaikan studi pendahuluan dan Pra-FS, lalu masuk tahap penyiapan dengan pendampingan Project Development Facility dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Pendampingan ini bahkan disebut pertama kalinya dilakukan untuk proyek KPBU skala kecil di daerah, menjadikan Batang sebagai proyek percontohan.

BACA JUGA: Reban Tumbuh jadi Sentra Sapi Perah, Bupati Batang Bakal Tambah Dokter Hewan

BACA JUGA: Susuri Tol Batang-Pemalang, PBTR Kebut Tambal Jalan Berlubang hingga H-10 Lebaran

Dalam sosialisasi nanti, Bapperida Batang akan membuka informasi jumlah titik lampu, nilai investasi, hingga biaya operasional 10 tahun agar investor dan rekanan lokal punya gambaran jelas.

Bagus mengatakan transparansi ini penting agar proses lelang tidak gagal dan peserta benar-benar kredibel.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait