Jumlah Anak Penderita Stunting di Jepara Capai 14,2 Persen
Pencegahan stunting diharapkan tidak terus terjadi terhadap anak anak di Jepara--
JEPARA diswayjateng.com- Kabupaten JEPARA hingga saat ini masih terdapat 14,2 persen anak anak yang mengidap stunting. Meski sulit dilakukan, JEPARA berupaya menjadikan wilayahnya minim stunting.
Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Jepara bisa diturunkan secara akumulatif sebesar 9,4 persen atau 3.222 anak.
Angka tersebut turun dari 25 persen pada SSGI tahun 2021, menjadi 15,6 persen pada SSGI terakhir tahun 2024. Penjelasan ini diungkapkan Bupati Jepara, Witiarso Utomo. 
Agenda pra musyawarah rencana pembangunan pencegahan dan percepatan penurunan stunting Jepara--
Witiarso hadir dalam pra musyawarah rencana pembangunan (Murenbang) pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Ruang Rapat RMP Sosrokartono Jepara.
Meski demikian, Witiarso mengingatkan capaian tersebut tidak boleh membuat semua pihak lengah. Penurunan angka stunting harus terus diupayakan dengan maksimal.
“Kita masih memiliki target penurunan minimal sebesar 1,4 persen untuk mencapai target nasional pada tahun 2029,” ujar Witiarso.
Karena itu, Jepara berkomitmen terus menekan angka tengkes secara konsisten dan terukur sesuai target nasional.
Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Tahun 2025–2045, kata Witiarso, pemerintah berkomitmen menurunkan prevalensi stunting hingga 14,2 persen pada tahun 2029, dan selanjutnya menjadi 5 persen pada tahun 2045.
“Alhamdulillah, kita di Kabupaten Jepara mampu menunjukkan kinerja yang cukup baik dalam mendukung komitmen tersebut,” ucap Witiarso.
Pemkab Jepara berharap sinergi lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat, semakin diperkuat agar percepatan penurunan stunting optimal dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
