BREBES, diswayjateng.id -Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Bulakamba (Mumbul) Kabupaten Brebes berhasil mencetak prestasi gemilang dengan sukses menjalankan Program KADIN Indonesia. Melalui inisiatif SMK Mumbul Goes to Japan. Program itu menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang karier internasional bagi para alumninya.
Kegiatan wawancara kerja dengan perusahaan asal Jepang diselenggarakan di Lantai 2 Gedung Pelatihan dan Bahasa SMK Mumbul, Rabu, (20/8/2025).
Sekitar 20 alumni yang telah menempuh pelatihan intensif selama kurang lebih empat bulan mengikuti seleksi kerja dengan tiga pengusaha asal Jepang, yaitu:
Noriko Asayama (Direktur Utama ILUKA College Co), Ryo Tanabe (CEO Toukou Group), Kazushi Yasuda (CEO Sign Post LLC).
Dari hasil wawancara tersebut, dua alumni berhasil lolos dan resmi diterima bekerja di Jepang, yakni Anggun Priati diterima di Sunset Hill sebagai Caregiver,
Hanip Musava diterima di Pasuto Goudou Gaisha di Yunosato, Matsue, Prefektur Shimane, sebagai Caregiver.
Program itu melibatkan 100 siswa dari berbagai konsentrasi keahlian, yaitu Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Sepeda Motor (TSM), Teknik Pengelasan (TP), Desain Komunikasi Visual (DKV), dan Teknik Grafika (TG).
BACA JUGA:Siswa-siswi SMK Muhammadiyah Bulakamba Brebes Dilatih Jurnalistik
BACA JUGA:Siswa SMK Muhammadiyah Bulakamba Brebes Dijamin Kerja di Jepang
Kegiatan SMK Mumbul Goes to Japan dipimpin oleh Agus Makhrojan selaku Ketua Tim Program, dengan dukungan penuh dari Kepala SMK Mumbul, Heru Purwanto. Program itu juga mendapat pendampingan langsung dari KADIN Indonesia melalui Bidang Vokasi dan Sertifikasi yang diwakili oleh Dendi Pratama dan Ginanjar Wiro Sasmito.
Kepala SMK Mumbul, Heru Purwanto, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja sama tersebut. Program itu adalah langkah besar untuk membuktikan bahwa lulusan SMK Mumbul mampu bersaing di tingkat global.
"Kami berharap lebih banyak lagi alumni yang bisa menembus pasar kerja internasional, khususnya Jepang, setelah melalui pembekalan kompetensi dan pelatihan bahasa," ujarnya.
Sementara itu, perwakilan KADIN Indonesia, Dendi Pratama, menambahkan bahwa kolaborasi itu menjadi bukti nyata bahwa dunia pendidikan vokasi dapat selaras dengan kebutuhan industri internasional. KADIN berkomitmen untuk terus memperkuat link and match antara pendidikan dan industri, baik di dalam maupun luar negeri, katanya.
BACA JUGA:SMK Muhammadiyah Bulakamba Brebes Jalin Kerja Sama dengan Radar Tegal Grup
BACA JUGA:SMK Muhammadiyah Bulakamba Brebes Teken MoU dengan Perusahaan Jepang
Senada dengan Dendi, Ginanjar juga menuturkan SMK Mumbul telah sukses menjadi salah satu Pilot Project dalam menjalankan program KADIN Indonesia untuk merealisasikan kerjasama antara Jepang dan Indonesia terutama dalam hal kebutuhan tenaga kerja. Keberhasilan ini tentu saja membuka peluang bagi SMK Mumbul dalam menjalankan program kerjasama dengan negara lain, yang kedepan telah kami siapkan.
"Keberhasilan dua alumni SMK Mumbul menembus dunia kerja Jepang diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus meningkatkan kompetensi, disiplin, serta keterampilan global. Program itu juga menandai semakin kuatnya peran SMK sebagai penggerak vokasi yang mampu melahirkan tenaga kerja terampil dan berdaya saing internasional," pungkasnya.