SMAN 6 Solo Angkat Bicara Soal Gugatan Ijazah Jokowi

Selasa 15-04-2025,20:15 WIB
Reporter : Achmad Khalik Ali
Editor : Wawan Setiawan

SOLO, diswayjateng.id - Di tengah riuhnya sorotan publik terkait gugatan keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), pihak SMAN 6 Solo akhirnya buka suara, menjawab keraguan dan tudingan yang menyasar almamater mantan presiden.

Gugatan itu dilayangkan sejumlah pengacara yang tergabung dalam Tim Penggugat Bukti Ijazah Aseli Jokowi Usaha Gak Punya Malu (TIPU UGM) ke Pengadilan Negeri Solo. 

Tak hanya Jokowi, nama SMAN 6 Solo, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, hingga Universitas Gadjah Mada juga turut diseret sebagai pihak tergugat.

Kepala SMAN 6 Solo Munarso dengan tegas menyatakan seluruh bukti administratif dan historis terkait status Jokowi sebagai alumni sekolah tersebut tersimpan dengan rapi dan otentik.

BACA JUGA:Atasi Masalah Sampah, Gubernur Jateng Inisiasi Pembangunan Zonasi TPST Regional

“Semua jelas. Tidak ada yang ditutupi. Ijazah Pak Jokowi, buku induk, dan dokumen lainnya masih kami simpan dan bisa diverifikasi,” tegas Munarso saat ditemui, Selasa 15 April 2025.

Munarso kemudian menjelaskan sejarah berdirinya Sekolah Menengah Pembangunan Persiapan (SMPP) yang menjadi cikal bakal SMAN 6 Solo. 

Ia menyebut, sekolah tersebut berdiri pada 1975 karena membludaknya peminat SMA di Solo, yang saat itu baru memiliki lima SMA negeri. 

Kepala SMAN 5 Solo saat itu menggagas pendirian sekolah baru yang kemudian dikenal masyarakat sebagai SMA keenam atau SMAN 6 Solo.

BACA JUGA:PT Jasamarga Transjawa Tol Salurkan 200 Paket Sembako

Awalnya dikenal sebagai SMPP, sekolah ini kemudian secara resmi diberi penomoran SMA VI dengan angka Romawi lewat surat ketetapan Dinas Pendidikan Jawa Tengah tahun 1979. 

Nama tersebut baru berubah menjadi SMAN 6 Solo pada 1985 setelah pengesahan dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Jadi di ijazah Pak Jokowi, tercantum nama SMPP dengan keterangan SMA VI. Itu resmi dan sesuai dengan struktur administrasi pendidikan saat itu,” jelas Munarso sambil menunjukkan salinan ijazah dan dokumen sekolah.

Munarso juga mengklarifikasi durasi pendidikan Jokowi yang sedikit lebih lama dari siswa pada umumnya. 

Jokowi masuk sekolah pada tahun 1977 dan lulus pada semester pertama tahun 1980 karena terdampak program nasional perpanjangan waktu studi setengah tahun, sebuah kebijakan yang kala itu bertujuan menyelaraskan sistem pendidikan dengan standar internasional.

Kategori :