Tega! Bayi Perempuan Dibuang di Pinggir Jalan Desa Batursari Wonosobo, Ari-ari Masih Menempel

Tega! Bayi Perempuan Dibuang di Pinggir Jalan Desa Batursari Wonosobo, Ari-ari Masih Menempel

Kondisi bayi perempuan yang dibuang di pinggir jalan Batursari-Ngrimpak terbungkus tas belanja. -Foto : Potongan Video Warga Penemuan Bayi Perempuan-

WONOSOBO, diswayjateng.com - Warga Desa Batursari, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo digemparkan dengan penemuan bayi perempuan yang diduga dibuang di pinggir Jalan Desa Batursari - Rimpak, Sapuran pada Kamis (19/02/2026).

Bayi perempuan ditemukan sekitar pukul 05.15 WIB dalam kondisi masih hidup di dekat lokasi wisata Kali Telu, Sapuran. Saat ditemukan, bayi dalam keadaan berbalut kain jarik dan dimasukkan dalam tas belanja warna kuning.

Kepala Desa Batursari, Jumadi mengatakan, bahwa kronologi penemuan bayi perempuan tersebut ketika ada seorang warga Sembir, Ngadikerso melintas jalan tersebut saat hendak pergi ke Pasar Sapuran.

"Saat melintas jalan tersebut, warga Sembir itu melihat sebuah bungkusan warna kuning yang dikira barang belanjaan jatuh. Saat didekati ternyata di dalam bungkusan terdapat bayi," katanya saat ditemui dikantor desa.

BACA JUGA:Oleng, Truk Bermuatan Batok Kelapa Alami Kecelakaan di Wonosobo

BACA JUGA:Cuaca Ekstrem Wonosobo Picu Longsor di 3 Kecamatan, Sebabkan Korban Jiwa dan Luka

Melihat kejadian tersebut, ia langsung memberitahukan hal tersebut ke warga sekitar yang bernama Ermi. Kemudian Ermi dan suaminya langsung mendatangi lokasi dan membawa bayi tersebut kerumahnya.

"Mbak Ermi ini seorang kader Posyandu. Mendapatkan kabar tersebut saya langsung datang kerumah mbak Ermi dan diketahui bayi berjenis kelamin perempuan tersebut dalam kondisi sehat," bebernya.

Menurutnya, saat ditemukan ari-arinya masih menempel dan diperkirakan baru dilahirkan karena masih terdapat darah yang masih basah. Pihaknya juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

"Bayi perempuan tersebut selanjutnya di bawa ke Puskesmas Sapuran untuk mendapatkan perawatan dan akan di bawa oleh Dinsos Wonosobo," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait