Ada Rumah Warga Tergenang Air, Pj Wali Kota Salatiga Persilakan Hubungi BPBD untuk Disedot Gratis

j Wali Kota Salatiga. Foto : Nena Rna Basri--
SALATIGA, diswayjateng.id - Jika ada rumah warga tergenang air selama musim hujan ini, Pj Wali Kota Salatiga Yasip Khasani mengimbau masyarakat untuk menghubungi BPBD Kota Salatiga.
"Ada layanan gratis sedot air dengan teknologi hanya dalam waktu lima menit saja (air genangan dapat disedot)," kata Pj Wali Kota Salatiga Yasip Khasani kepada wartawan, Jumat 13 Desember 2024.
Yasip menjelaskan, setelah hujan reda melanda Kota Salatiga selama ini dibiarkan dan menunggu surut dengan sendirinya. Hal itu tentu akan memakan waktu yang lama.
"Nah, kita ada satu tim. Kalau ada kejadian seperti itu (ada genangan air pasca hujan) dapat menghubungi BPBD Kota Salatiga. Tim akan meluncur dengan membawa mesin penyedot bantuan Kemendagri serta satu tangki Pemadam Kebakaran. Dimana, dengan mesin Pompa Portabel bisa menyedot dalam waktu lima menit saja," ucapnya.
BACA JUGA: Menyasar Muallaf dan Dhuafa, Lazismu Salurkan 500 Kaleng Rendangmu
Lebih jauh Yasip Khasani menerangkan, dalam kondisi seperti saat ini Kota Salatiga dikelompokkan dalam dua kerawanan. Yakni, banjir dan tanah longsor.
Terkait banjir, ia menyebutkan, terkadang tingginya curah hujan terkadang air masuk dan mengenang rumah warga.
Untuk itu, Pemkot Salatiga yang telah menerima bantuan Pompa Portabel senilai Rp100 juta senilai Rp100 juta dari Kementerian Dalam Negeri guna menunjang kerja Dinas Pemadam Kebakaran Salatiga, dapat dimanfaatkan oleh warga Salatiga secara gratis.
BACA JUGA: Deteksi Wajah Penonton Dengan Tiket Pada Piala AFF Membantu Proses Pengamanan
BACA JUGA: Jawa Tengah Raih Penghargaan Pelayanan Publik dengan Kemandirian Fiskal Tinggi
Sementara, terkait kerawanan tanah longsor Pj Wali Kota menyebutkan Pemkot Salatiga melibatkan relawanagar ikut siaga.
"Kota Salatiga juga dalam posisi memback-up kejadian bencana untuk wilayah Semarang atau kawasan Kedung Sepur. Sehingga, kita selalu siaga jika sewaktu-waktu daerah tetangga membutuhkan bantuan kita," imbuhnya.
Sebelumnya Pemkot Salatiga juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jateng terkait kesiap-siagaan bencana alam. Dan Salatiga kategori bencana terbilang kecil.
BACA JUGA: Pj Wali Kota Salatiga Yasip Khasani Ajak Anggota DWP Salatiga Perkuat Kompetensi
BACA JUGA: Kali Kedua, Pj Wali Kota Salatiga Bawa Pulang Penghargaan Bergengsi sebagai Kota Informatif
Dimana, dua kelompok yang perlu diantisipasi adalah rawan banjir serta tanah longsor.
Bantuan Pompa Portabel
Sebelumnya, Pemkot Salatiga menerima bantuan Sarana Prasarana berupa Pompa Portabel senilai Rp100 juta dari Kementrian Dalam Negeri guna menunjang kerja Dinas Pemadam Kebakaran Salatiga.
Bantuan diserahkan langsung Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Dr. Safrizal ZA, M.Si., kepada Sekda Kota Salatiga, Ir. Wuri Pudjiastuti MM di Jakarta, di Gedung F Lt.3 Kementerian Dalam Negeri, Rabu 13 November 2024, lalu.
Penyerahan Bantuan Pemerintah Urusan Trantibumlinmas (Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat) Tahun 2024 diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan.
BACA JUGA: Terkait Pengerukan Tanah di JLS Terpasang Garis Polisi, Ini Dia Tanggapan Pj Wali Kota Salatiga
BACA JUGA: Kemayunya Sekda, Dampingi Istri Pj Wali Kota Salatiga Fashion Show di Hari Ibu
Sekda Wuri Pudjiastuti saat dikonfirmasi mengaku bantuan ini sangat meringankan Kota Salatiga.
"Se-Jawa Tengah hanya Salatiga yang mendapatkan bantuan. Sehingga, adanya bantuan Sarana Prasarana berupa Pompa Portabel senilai Rp 100-an juta sangat membantu Salatiga, karena selain kita belum memiliki juga keuangan kita saat ini belum memungkinkan untuk mengadakan sendiri," kata Wuri Pudjiastuti.
Ia pun memberikan bocoran, jika dalam waktu dekat Salatiga kembali menerima bantuan Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dengan teknologi terbaru.
BACA JUGA: Peringati Hari Pahlawan, Pj Wali Kota Salatiga Ajak Teladani Pahlawan dan Cintai Negeri
Mobil Damkar dengan teknologi terbaru ini, sebutkan Sekda nilainya mencapai Rp250 juta. Lagi-lagi, karena keuangan Salatiga yang defisit Wuri Pudjiastuti mengaku bersyukur karena menambah Sarpras Unit Pemadam Kebakaran Salatiga.
Ia pun menandaskan, bantuan diterima Pemadam Kebakaran Kota Salatiga yang diserahkan di Jakarta disampaikan Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Dr. Safrizal ZA, M.Si.
Dr. Safrizal ZA, M.Si menyampaikan jika tujuan pemberian bantuan ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Pusat dalam meningkatkan mutu dan kualitas Standar Pelayanan Minimal (SPM) Sub Urusan Bencana di daerah.
"Pompa portabel ini memiliki kemampuan untuk melakukan penyemprotan hingga 7 lantai. Semoga ini bisa membantu tugas anggota Pemadam Kebakaran di daerah," tutur Safrizal.
Ia menandaskan, Kementerian Dalam Negeri juga terus mendorong agar Pemerintah Daerah segera menjadikan Pemadam Kebakaran sebagai OPD mandiri sebagai Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan sesuai dengan Permendagri No. 16 Tahun 2020 tentang Pedoman Nomenklatur Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: