5 Hal tentang Waduk Cacaban yang Harus Kamu Tahu sebelum Berkunjung!

Panorama Waduk Cacaban Tegal--
DISWAY JATENG - Waduk Cacaban adalah salah satu destinasi wisata alam Kabupaten Tegal. Seperti waduk pada umumnya, Cacaban digunakan masyarakat setempat untuk kepentingan irigasi pertanian.
Terletak jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, membuat Cacaban menawarkan keindahan alam dengan suasana yang damai, sehingga cocok untuk menghilangkan kepenatan.
Belum banyak yang tahu, keindahan yang ditawarkan Cacaban sekarang ini adalah hasil perombakan dari 2020 hingga 2021.
BACA JUGA:Sebanyak 33 Kapal Wisata Dikukuhkan di Waduk Cacaban
Sebelum kamu berkunjung ke sana, yuk cari tahu sejarah hingga harga tiket masuknya!
Sejarah Waduk Cacaban tidak lepas dari peristiwa penjajahan yang pernah menghantui Indonesia. Pada 1914 kolonial Belanda menggagas pembangunan waduk demi kepentingan pertanian saat itu.
Namun karena banyaknya halangan, waduk ini baru bisa diselesaikan pada 1959 dan diresmikan langsung Ir. Soekarno sebagai Presiden Republik Indonesia.
Pada 1963 pemerintah menginisiasi penanaman cemara untuk mengatasi persoalan lumpur waduk, namun karena khawatir mengganggu kekuatan bangunan, pada 1980 pohon-pohon cemara dibabat habis.
Rehabilitasi terbaru dilakukan pada 2020, di antaranya dengan pembaharuan fasilitas wisata dan kawasan waduk. Pembangunan ini masuk ke dalam skala prioritas Proyek Peningkatan Operasional dan Keselamatan Bendungan.
Dengan wilayah 928,7 hektar, Cacaban mampu menampung air hingga 90 juta meter kubik. Hingga sekarang, waduk ini masih menjadi sumber pengairan utama masyarakat Tegal.
BACA JUGA:Meriahnya, Para Pengusaha Gelar Lomba di Tepi Waduk Cacaban Kabupaten Tegal
Perairan Cacaban dikelilingi banyak bukit dan hutan yang rindang. Dengan wilayahnya yang sangat luas, wisatawan dapat dengan mudah menikmati pemandangan indah hingga seberang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: