50 Peserta Kenalan Kostum Unik, Promosikan Wisata Kabupaten Semarang Lewat Festival Paralayang

50 Peserta Kenalan Kostum Unik, Promosikan Wisata Kabupaten Semarang Lewat Festival Paralayang

TERBANG : Salah satu peserta olahraga paralayang saat terbang di kawasan wisata Kabupaten Semarang. Foto : Nena Rna Basri--

UNGARAN, diswayjateng.id - Sedikitnya 50 peserta dari berbagai kota di Jawa Tengah berpartisipasi dalam Festival paralayang pada Minggu 20 April 2025.

Kegiatan diprakarsai Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang berkolaborasi dengan Federasi Aero Sport (FASI) itu, rangkaian dari memeriahkan HUT ke-504 kabupaten Semarang.

Kepala Dinas Pariwisata  Kabupaten Semarang Wiwin Sulistyowati mengatakan Festival paralayang tahun ini merupakan penyelenggaraan kali ketiga dan selau mendapatkan animo peserta mau pun penonton.

"Olahraga terbang bebas dengan menggunakan sayap kain parasut ini, lepas landas di lereng Gunung Gajah Desa Nogosaren Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang dengan finish di lapangan sepak bola Muncul Desa Rowoboni, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang," kata Wiwin Sulistyowati.

BACA JUGA: Jerat Hukum Kembali Menanti, Kapolres Semarang Beberkan Kasus Residivis Kendal

BACA JUGA: 50 Kartini Muda Semarang Tampil Fashionable Naik Honda Scoopy, Kampanyekan Budaya Tertib Lalu Lintas

Wiwin mengungkapkan, kegiatan berkala tahunan itu selain mencari bibit olahraga paralayang juga mempromosikan daya tarik wisata di wilayah Kabupaten Semarang.

Tak kurang 50 peserta dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam lomba ini.

"Kami memiliki potensi wisata yang besar termasuk arena paralayang yang berada di ketinggian," Ubgkaonh.

Yang menarik bagi para penontonnya, para peserta menggunakan kosturm unik saat terbang. Namun ada yang tunggal mau pun berpasangan.

BACA JUGA: Emak-emak di Kecamatan Tarub Ramai-ramai Minta Lowongan Kerja saat Reses Anggota DPRD Kabupaten Tegal

BACA JUGA: Nawal Arafah Yasin Dikukuhkan Jadi Bunda Literasi Jateng, Diharapkan Tingkatkan Minat Baca Warga

"Yang menarik, para peserta menggunakan kostum unik saat berlomba. Misalnya kostum pakai adat, pakaian wayang,  hingga tokoh hero milenial," pungkasnya.

Dengan keunikan ini, arena start baik saat star maupun finis dipadati pengunjung yang menyaksikan atraksi terbang dari para peserta.   

BACA JUGA: Sidang Perdana Mantan Wali Kota Semarang, Hevearita dan Suami Hadapi Kasus Korupsi di Tipikor

BACA JUGA: Warga Kecamatan Tarub Usul Jogging Track, Begini Jawaban Anggota DPRD Kabupaten Tegal

Di tempat yang sama, Ketua FASI Kabupaten Semarang Sundari mengatakan jika kegiatan paralayang meliputi olahraga dan wisata.

Namun dalam ajang digelar Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang tahun ini berupa pariwisatanya.

BACA JUGA: Wali Kota Semarang Gandeng Muslimat NU Tekan Kekerasan Anak & Perempuan lewat Relawan Paralegal

BACA JUGA: Refleksi Hari Kartini, Bupati Demak Ajak Dharma Wanita Menjaga Spirit Kartini Tetap Menyala

"Semata-mata memperkenalkan Kabuapten Semarang ke dunia luar," terang Sundari.

Sebagai kegiatan tahun ketiga, dimana  penyelenggaraan pertama tahun 2022 dan sempat terjedah pada tahun 2024 karena cuaca kurang kundusif FASI Kabupaten Semarang ingin menunjukkan kepada masyarakat Indonesia, bahwa di Kabupaten Semarang memiliki arena paralayang yang representatif.

Dan ke depan, pihaknya berharap kejuaraan tingkat nasional bisa diselenggarakan di sini.


Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: