Terjang Ombak Tinggi, Antarkan Elpiji Bersubsidi ke Pulau Parang

Sabtu 31-10-2026,19:14 WIB
Reporter : Achmad Fazeri
Editor : M. Fatkhurohman

Area Manager Communication and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT), Taufiq Kurniawan menyebut, kuota elpiji subsidi di Kabupaten Jepara pada tahun 2026 sebesar 33.907 Metrik Ton (MT) atau setara dengan 11,3 juta tabung elpiji tiga kilogram untuk kebutuhan satu tahun.

“Realisasinya di Karimunjawa, mulai Januari - September 2026 ada sebanyak 78.350 tabung elpiji,” jelasnya ketika dihubungi secara terpisah lewat pesan Whatsapp, Senin (26/10/2026).

Lebih lanjut, Taufiq menyampaikan, di Karimunjawa terdapat tujuh pangkalan resmi elpiji subsidi, yakni empat di Desa Karimunjawa, masing-masing satu pangkalan di Kemujan, Parang, dan Nyamuk.

“Tabung elpiji subsidi mulai masuk Karimunjawa tahun 2009. Saat itu masih diangkut secara pribadi oleh warga Karimunjawa. Tahun 2012, agen resmi baru suplai ke Karimunjawa,” lanjutnya.


Sejumlah buruh memuat tabung berisi elpiji subsidi ke sepeda motor roda tiga di dermaga barat Pulau Parang, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Kamis siang (15/10/2026).--

BACA JUGA: Tragis! Rumah Rata dengan Tanah saat Ditinggal Beli Lauk, Bocah 6 Tahun di Tegal Tewas Tertimpa Reruntuhan

BACA JUGA: KONI Batang Minta Maaf, Target 10 Besar Porprov 2026 Gagal Terwujud

Taufiq mengungkapkan, kendala utama dalam penyaluran tabung elpiji subsidi ke Pulau Karimunjawa dan pulau terluar di sekitarnya yakni cuaca buruk yang biasanya terjadi pada Januari - Maret.

“Kami siasati dengan cara memperbanyak stok pengiriman sampai 150% dari kiriman reguler pada bulan-bulan tersebut,” tutupnya.

Koordinator Pengiriman Elpiji Subsidi PT Hasto Sendang Mandiri Jepara, Azis menyampaikan, ada dua kapal yang digunakan untuk mendistribusikan elpiji subsidi ke wilayah terluar Karimunjawa.

“Satu kapal dari Karimunjawa, satunya lagi kapalnya Pak Sarmidi di Pulau Parang. Dulu sempat ada empat hingga lima kapal, tapi ribet. Akhirnya kami cuma pakai dua kapal,” ujarnya, saat hubungi via sambungan telepon, Senin (5/10/2026).


Kapal nelayan yang mengangkut 210 tabung berisi elpiji subsidi siap berlayar dari dermaga barat Pulau Parang menuju Pulau Nyamuk, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Kamis siang (15/10/2026).--

BACA JUGA: Gudang Pabrik Solder di Talang Tegal Nyaris Dilalap Api, Percikan Las Picu Kebakaran

BACA JUGA: Menyingkap Buku Gus Dur, Tuhan Tidak Perlu Dibela

Azis menjelaskan, bahwa pertimbangan untuk menggunakan dua kapal karena melihat kondisi cuaca wilayah kepulauan yang tidak bisa diprediksi. Apalagi, saat memasuki musim barat dengan badai hingga ombaknya yang tinggi.

“Jadi, untuk antisipasi. Kalau kapal satu tidak bisa, kapal satunya lagi yang akan berangkat. Kalau normal seperti sekarang, mereka bergantian. Sepekan satu kali pengiriman, setiap Rabu. Jumlahnya sekitar 2.000 tabung,” tuturnya.

Kategori :