Terjang Ombak Tinggi, Antarkan Elpiji Bersubsidi ke Pulau Parang

Sabtu 31-10-2026,19:14 WIB
Reporter : Achmad Fazeri
Editor : M. Fatkhurohman

BACA JUGA: Kejari Kudus Pastikan Kasus DC Jepang Lanjut ke Pengadilan, Tanpa RJ

BACA JUGA: Berkas Kasus Bentrok Warga vs Debt Collector di Jepang Kudus Dilimpahkan Kejaksaan, Polisi Tunggu P21

Di luar riak itu, tantangan terbesar justru baru dimulai saat Pulau Karimunjawa terlampaui, lantas haluan kapal langsung diarahkan menuju Pelabuhan Syahbandar ataupun sebaliknya. 

Di jalur ini, Laut Jawa bagian utara kerap kehilangan keramahannya. Saat angin barat bertiup, ombak setinggi dua sampai tiga meter menjadi menu wajib yang harus ditelan oleh kru KM Berkah.

"Jika ombak sudah mulai menghantam, semua indra harus siaga," bisik salah satu ABK, sambil menyeka keringat bercampur asinnya uap laut. Matanya tidak pernah lepas mengawasi tali-tali pengikat pada dek kapal.

Tiap dentangan keras "klang-klang!" dari tabung elpiji yang saling berbenturan di tengah amukan ombak musim barat, pun memacu adrenalin mereka pada titik tertinggi. Kru kapal harus merangkak di atas dek yang basah, di bawah guyuran hujan hingga hempasan air laut, hanya untuk memastikan rantai pengikat tetap kokoh.


Potret Sarmidi (55), pemilik KM Berkah “Kancil Karimun Parang 2” sekaligus juga pangkalan resmi elpiji subsidi di Pulau Parang, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara.--

BACA JUGA: Polres Tegal Bersama Damkar Tangani Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Desa Kebasen

BACA JUGA: Salatiga Masuk Tiga Besar, tapi Target Perolehan Medali Emas di Porprov Jateng XVII 2026 Gagal

Tangan-tangan mereka tampak melepuh, kasar, dan dipenuhi luka goresan besi tabung elpiji yang dingin.

Ribuan tabung elpiji yang mereka bawa adalah bom waktu. Ketika ikatan talinya melonggar sehingga tabung-tabung besi itu bergeser menghantam lambung kapal kayu, tamat sudah riwayat mereka.

Rasa lelah hingga takut dipaksa tunduk. Sebab mereka tahu betul, kalau menyerah dan memutar balik haluan, ribuan dapur warga di Pulau Parang tidak akan mengepul.

Bagi pelaut tangguh KM Berkah, kebahagiaan terbesar bukan saat mereka memperoleh upah, melainkan ketika mesin kapal akhirnya melambat, menderu halus, bersandar dengan selamat di dermaga Pulau Parang, dan disambut ribuan senyum dari warga setempat.


Sejumlah buruh bongkar muat tabung berisi elpiji subsidi dari KM Berkah ke mobil pick-up salah satu pangkalan resmi di Pelabuhan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Kamis pagi (15/10/2026).--

BACA JUGA: Berawal dari Konser Dangdut, Polres Rembang Ungkap Pemicu Keributan di Puskesmas Kragan I

BACA JUGA: Kenali Modus Voice Phising, BRI Ingatkan Nasabah Jaga Kerahasiaan Data Perbankan

Tersalurkan 78.350 Tabung dari Januari – September 2026

Kategori :