Terjang Ombak Tinggi, Antarkan Elpiji Bersubsidi ke Pulau Parang
Kapal Motor (KM) Berkah yang mengangkut 2.000 tabung elpiji subsidi berada di tengah Laut Jawa saat berlayar dari Pelabuhan Syahbandar menuju Pulau Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Kamis pagi (15/10/2026).--
JEPARA, diswayjateng.id - Deru berat dari tiga mesin diesel Kapal Motor (KM) Berkah bergetar hebat hingga ke bilah-bilah papannya, saat kapal “Kancil Karimun Parang 2” itu mulai melepas jangkar di Pelabuhan Syahbandar Kabupaten JEPARA, Jawa Tengah (Jateng).
Di atas dek, 2.000 tabung elpiji subsidi berselimut karat tipis dari bekas air asin bergoyang ritmis, memicu dentang besi bersahut-sahutan setiap kali ombak Laut Jawa di bagian utara menghantam lambung kapal.
Kamis dini hari itu (15/10/2026), sekitar pukul 01.15 WIB, saya ikut membersamai Sarmidi (55) serta dua Anak Buah Kapal (ABK); Deni dan Yusuf, berlayar menuju Pulau Parang mengendarai kapal 28 GT berukuran 4 x 20 meter tersebut.
Pulau Parang termasuk salah satu pulau terluar di Jateng, tepatnya di wilayah Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara. Pulau ini berjarak sekitar 15 kilometer dari Pulau Karimunjawa, 82 kilometer dari Jepara, atau 122 kilometer dari Semarang.

Sejumlah buruh sedang bongkar tabung elpiji subsidi kosong dari dek bagian belakang KM Berkah di Pelabuhan Syahbandar, Kabupaten Jepara, Rabu siang (14/10/2026). --
BACA JUGA: Puting Beliung Terjang Kandangmas Kudus, Rumah Warga Rusak hingga Tembok Roboh
BACA JUGA: Bupati Faiz Tak Ingin Atlet Batang Patah Semangat, Evaluasi Porprov 2026 Jadi Modal
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2020, luas wilayah Pulau Parang mencapai 744 hektare, terdiri dari satu desa, dua pedukuhan, tiga Rukun Warga (RW), sembilan Rukun Tetangga (RT), dan dihuni oleh sekitar 1.110 jiwa yang seluruhnya beragama Islam.
“Besok singgah dahulu ke Pelabuhan Karimunjawa untuk memuat tabung elpiji isi ke kendaraan milik pangkalan resmi di sana,” jelas Sarmidi di atas kursi kemudi kapal, sebelum salah satu ABK-nya memutar kunci starter mesin diesel.
Di Kecamatan Karimunjawa, terdapat tujuh pangkalan resmi elpiji bersubsidi. Lima di antaranya di Pulau Karimunjawa (1.479 tabung elpiji subsidi, 13 tabung brightgas 5 kilogram, 34 tabung brightgas 12 kilogram), satu di Pulau Parang (311 tabung elpiji subsidi), dan satu di Pulau Nyamuk (210 tabung elpiji subsidi).
“Dalam sebulan, tujuh pangkalan di Karimunjawa total mendapat kuota 8.000 tabung,” sebut Sarmidi.

Empat truk PT Sendang Harto Mandiri yang masing-masing memuat 500 tabung berisi elpiji subsidi memasuki Pelabuhan Syahbandar, Kabupaten Jepara, Rabu siang (14/10/2026).--
BACA JUGA: Curanmor Scoppy Kandeman, Polresta Batang Tangkap Pelaku di Kos Banyuputih
BACA JUGA: Harga Kedelai Tembus Rp13 Ribu, Perajin Tahu Krakal Kebumen Akui Keuntungan Makin Tipis
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

