BATANG, diswayjateng.id - Ketua DPRD Kabupaten Batang Suudi mendorong anggota Paskibraka Kabupaten Batang 2026 tidak berhenti pada kebanggaan menjadi petugas upacara.
Menurutnya, pengalaman selama menjalani pembinaan harus menjadi modal membentuk karakter kepemimpinan sejak usia muda.
Pesan tersebut disampaikan Suudi saat memberikan pembekalan kepada Paskibraka Kabupaten Batang 2026.
Ia menilai Paskibraka memiliki posisi strategis karena proses pembinaannya tidak hanya berkaitan dengan kemampuan baris-berbaris, tetapi juga kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, dan keteladanan.
BACA JUGA: Geger Macan Kumbang Masuk Permukiman Warga Bawang Batang, Hewan Ternak Jadi Mangsa
BACA JUGA: Kembalikan Kopi Tombo Batang Mendunia, 5.400 Bibit Arabika Ditebar
“Menjadi Paskibraka adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab,” kata Suudi, Kamis 13 Agustus 2026.
Ia mengingatkan, kepercayaan yang diberikan kepada mereka membawa tanggung jawab untuk menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah, dan Kabupaten Batang.
Suudi bahkan mengajak para anggota Paskibraka melihat pengalaman tersebut sebagai bagian awal perjalanan mereka menuju dunia kepemimpinan.
Ia membayangkan, sebagian dari mereka kelak dapat mengisi berbagai posisi penting di pemerintahan maupun masyarakat.
BACA JUGA: 62.945 Warga Batang Sudah Aktifkan IKD, Target 10 Persen Tinggal Selangkah Lagi
BACA JUGA: MBG Kelompok 3B Jangan Hanya Distribusi Saja, Pemkab Batang Pastikan Benar-benar Dikonsumsi
“Suatu saat nanti, di antara kalian mungkin ada yang menjadi pejabat pemerintahan, anggota DPRD, TNI, Polri, pengusaha, akademisi, guru, tokoh masyarakat, atau profesi lainnya,” ujarnya.
Karena itu, Suudi meminta nilai-nilai yang diperoleh selama menjadi Paskibraka tidak berhenti setelah rangkaian tugas pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih selesai.
Disiplin, tanggung jawab, kerja sama, keberanian, dan kecintaan kepada bangsa harus dibawa dalam kehidupan sehari-hari.