DPRD Batang dan Bupati Sepakati KUA-PPAS Perubahan 2026, 70 Persen untuk Jalan
Persetujuan Bersama Bupati dan DPRD terhadap KUA PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026-Disway Jateng/ Bakti Buwono-
BATANG, diswayjateng.id - KUA PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 akhirnya disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten BATANG dalam rapat paripurna Persetujuan Bersama Bupati dan DPRD terhadap KUA PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Bupati Batang M Faiz Kurniawan menyampaikan anggaraan perubahan disalurkan ke kebutuhan yang terasa langsung di lapangan: jalan. Pemerintah Kabupaten Batang menyebut hampir 70 persen anggaran perubahan akan dialokasikan untuk infrastruktur, terutama pembangunan dan peningkatan ruas jalan.
Faiz Kurniawan mengatakan porsi besar anggaran perubahan untuk jalan menjadi bagian dari upaya memperbaiki konektivitas antarkawasan.
“Di perubahan ini, kami memang hampir 70 persen dari anggaran perubahan itu nanti akan diperuntukkan untuk infrastruktur, khususnya bidang jalan,” kata Faiz usai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang, Kamis 13 Agustus 2026.
BACA JUGA: Sekolah Rakyat Batang Siapkan dari Data Desa, Dinsos Siapkan 248 Operator Sisir Calon Siswa
BACA JUGA: Kembalikan Kopi Tombo Batang Mendunia, 5.400 Bibit Arabika Ditebar
Menurut Faiz, sebagian kebutuhan seperti irigasi telah masuk dalam anggaran penetapan sebelumnya. Karena itu, perubahan anggaran kali ini lebih banyak diarahkan untuk memperkuat pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah.
Kebijakan tersebut menarik karena pembangunan jalan tidak hanya ditempatkan sebagai urusan mobilitas warga. Pemerintah daerah juga menghubungkannya dengan agenda pengembangan pariwisata Batang pada 2027.
Faiz menyebut sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas tersebar di berbagai wilayah. Di antaranya kelanjutan Bandar-Gerlang, Pacet-Watu Lembu, Peranten di wilayah Bawang, Kalangsono, Limpung-Tersono, Ketanggan-Limpung, Depok-Juragan, hingga Ujungnegoro.
“Untuk titik-titiknya hampir merata,” ujarnya.
BACA JUGA: 62.945 Warga Batang Sudah Aktifkan IKD, Target 10 Persen Tinggal Selangkah Lagi
BACA JUGA: MBG Kelompok 3B Jangan Hanya Distribusi Saja, Pemkab Batang Pastikan Benar-benar Dikonsumsi
Pemerataan lokasi pembangunan itu menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya membidik akses di kawasan perkotaan. Sejumlah wilayah atas dan kawasan yang memiliki potensi wisata juga menjadi bagian dari sasaran pembangunan infrastruktur.
Bagi Batang, persoalan akses memang menjadi salah satu pekerjaan penting sebelum sektor pariwisata didorong lebih agresif pada 2027. Sebelumnya, DPRD dan Pemkab Batang telah menempatkan pariwisata sebagai salah satu prioritas KUA-PPAS 2027 dengan pendekatan pariwisata berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
