SEMARANG, diswayjateng.id – Suasana aksi dukungan terhadap Bupati Pati nonaktif, Sudewo, di depan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Rabu (8/7/2026), berlangsung berbeda dari sidang-sidang sebelumnya.
Massa pendukung memilih menggelar doa bersama, makan bersama, dan ritual tabur bunga sebagai bentuk dukungan moral kepada Sudewo yang sedang menjalani persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi.
Aksi yang berlangsung di Jalan Suratmo, tepat di depan gerbang Pengadilan Tipikor Semarang, dipimpin Koordinator Aksi Pati Bangkit (APB), Sutirto.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan ikhtiar spiritual untuk mendoakan Sudewo selama menjalani proses hukum.
"Kegiatan ini untuk spirit bertolak ke jalur langit, mendoakan Bapak Sudewo. Ini merupakan ikhtiar. Selain usaha, kami juga berdoa," ujar Sutirto pada wartawan.
Dalam aksi tersebut, massa menaburkan bunga mawar, melati, dan kantil di sepanjang border besi yang dipasang aparat sebagai pembatas area pengadilan.
Menurut Sutirto, bunga-bunga tersebut menjadi simbol doa yang dipanjatkan bersama.
"Bunga itu sebagai media untuk jalur langit," katanya.
Prosesi tabur bunga dilakukan sambil melantunkan selawat dan doa.
Berbeda dengan aksi sebelumnya yang diwarnai orasi, kali ini para pendukung sengaja mengubah konsep menjadi lebih sejuk dan religius.
"Hari ini tidak ada orasi. Kami hanya mendengarkan, berdoa, makan bersama, dan mendoakan Pak Sudewo di depan Pengadilan Tipikor Semarang," ujarnya.