Parade Sewu Kupat 2026, Dari Kirab hingga Grebeg Ketupat di Pegunungan Muria

Senin 23-03-2026,09:25 WIB
Reporter : Arief Pramono
Editor : Laela Nurchayati

Kegiatan diawali dengan wilujengan di wilayah masing-masing pada pukul 06.00–06.30 WIB. Dilanjutkan persiapan panitia hingga pukul 07.00 WIB. 

Kemudian prosesi selanjutnya, tandu utama, tandu hasil bumi, serta para pengiring bergerak menuju area gentong dan wilujengan serta ziarah ke makam Sunan Muria.

Memasuki inti acara, semua gunungan kupat dan hasil bumi dikirab oleh para peserta berbusana adat Nusantara, 

Puncak acara berlangsung pukul 09.15–09.30 WIB melalui prosesi Grebek Ketupat. Dalam momen ini, masyarakat bersama-sama berebut gunungan ketupat dan hasil bumi sebagai simbol rasa syukur serta harapan akan keberkahan.

Acara ini dijadwalkan dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting. Antara lain Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, anggota DPR RI Musthofa, Forkopincam Dawe, Dinas Pariwisata dan Budaya, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan warga. 

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut, diharapkan memperkuat dukungan pelestarian tradisi Sewu Kupat. Yakni sebagai warisan budaya yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Colo.

 

 

Kategori :