TEGAL, diswayjateng.com – Sebanyak 18 lokomotif dan 155 kereta penumpang telah menjalani pemeriksaan kelaikan (rampcheck) oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Hasilnya, seluruh sarana dinyatakan laik operasi untuk melayani Angkutan Lebaran 2026.
Menjelang lonjakan arus mudik Lebaran 2026, kesiapan sarana perkeretaapian di wilayah PT KAI Daerah Operasi 4 Semarang dipastikan dalam kondisi prima.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional perjalanan kereta api, terlebih pada masa angkutan Lebaran yang identik dengan lonjakan penumpang.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Oleh karena itu, selain meningkatkan frekuensi pemeriksaan, kami juga menyiapkan lokomotif dan kereta cadangan untuk mengantisipasi kondisi darurat. Dengan kesiapan ini, kami optimistis Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan tepat waktu,” kata Luqman, Rabu (4/3/2026).
Di wilayah Tegal, kesiapan itu diperkuat oleh peran Depo Lokomotif Tegal yang menjadi bagian penting dalam mendukung operasional kereta, khususnya KA favorit masyarakat Pantura, KA Tegal Bahari relasi Stasiun Tegal – Pasar Senen Jakarta.
Setiap lokomotif yang akan berdinas, terutama untuk KA Tegal Bahari, wajib melalui proses daily check atau pemeriksaan harian secara menyeluruh. Pemeriksaan tersebut dilakukan secara detail dan sistematis sebelum lokomotif diberangkatkan.
Ruang lingkup pemeriksaan meliputi sistem pengereman, kondisi mesin diesel dan sistem pelumasan, sistem kelistrikan serta panel kontrol. Tak hanya itu, teknisi juga mengecek level bahan bakar, oli, air pendingin, hingga pasir lokomotif.
Komponen vital seperti roda, bogie, suspensi, kompresor, klakson, lampu utama, serta perangkat keselamatan turut diperiksa secara teliti. Uji fungsi peralatan keselamatan dan sistem komunikasi juga dilakukan, termasuk pemeriksaan kebocoran dan pengecekan visual keseluruhan bodi lokomotif.
“Kami memastikan setiap lokomotif yang berdinas selama Angkutan Lebaran 2026, khususnya untuk KA Tegal Bahari, telah melalui proses daily check secara ketat dan sesuai standar operasional. Seluruh aspek teknis kami periksa secara detail guna menjamin keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan pelanggan,” tegas Luqman.
Langkah preventif ini dinilai penting di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat mudik dan arus balik. Selain pemeriksaan rutin, tim teknis Depo Lokomotif Tegal juga disiagakan selama 24 jam penuh untuk mengantisipasi dan menangani potensi gangguan secara cepat dan tepat.
Secara keseluruhan, di wilayah Daop 4 Semarang terdapat tiga depo lokomotif, yakni di Semarang Poncol, Cepu, dan Tegal, serta satu depo kereta yang berada di Semarang Poncol. Sinergi antarunit tersebut diharapkan mampu menjaga ritme operasional tetap stabil selama masa angkutan Lebaran.
"Dengan optimalisasi perawatan sarana serta kesiapan sumber daya manusia yang profesional, KAI Daop 4 Semarang optimistis perjalanan kereta api, khususnya dari dan menuju Tegal, dapat berlangsung aman dan nyaman," imbuhnya.