10 Kecamatan Terdampak Cuaca Ekstrem, Subah Paling Parah, Jalur Pantura Batang Lumpuh

10 Kecamatan Terdampak Cuaca Ekstrem, Subah Paling Parah, Jalur Pantura Batang Lumpuh

BPBD Kabupaten Batang bersama tim gabungan membersihkan lokasi pohon tumbang di Jalur Pantura Subah, Rabu 4 Maret 2026.-Disway Jateng/Bakti Buwono-

BATANG, diswayjateng.com – Sedikitnya 10 kecamatan di Kabupaten Batang terdampak cuaca ekstrem berupa angin puting beliung yang terjadi Rabu 4 Maret 2026 sekitar pukul 16.30 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang, Wawan Nurdiansyah, menyebut wilayah terdampak membentang dari Warungasem, Batang, Kandeman hingga Gringsing di pesisir utara.

Sementara di wilayah selatan, dampak angin kencang juga dirasakan di Wonotunggal, Bandar, dan Pecalungan.

“Cuaca ekstrem sore hari tadi menyebabkan hampir 10 kecamatan terdampak, yang paling parah di Subah,” ujar Wawan.

BACA JUGA: Hujan Angin Terjang Batang, 3 Warga Tewas Tertimpa Pohon hingga Tiang Listrik

BACA JUGA: Hujan Angin Robohkan Pohon Jati di Pantura Batang, Sebuah Mobil Tertimpa

Menurutnya, wilayah Subah menjadi titik terparah karena banyak pohon jati milik Perhutani yang tumbang dan menutup akses jalur Pantura.

Jalur nasional penghubung Jakarta–Semarang sempat lumpuh akibat pohon besar yang melintang di badan jalan.

Camat Subah, M Yasin, menjelaskan angin kencang terjadi sangat tiba-tiba dan disertai hembusan kuat.

“Yang paling parah di sekitar Pantura, mulai Desa Adinuso sampai Desa Jatisari, ada hampir lima titik pohon besar tumbang,” katanya.

BACA JUGA: Nenek 63 Tahun Ditangkap di Pasar Bawang, Polres Batang Sita 11 Lembar Uang Palsu

BACA JUGA: Tragedi 5 Warga Meninggal di Rel, Ketua DPRD Batang Ingatkan Bahaya Double Track

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, relawan, dan perangkat kecamatan langsung melakukan evakuasi secara bertahap.

Pembersihan difokuskan terlebih dahulu pada jalur utara arah Jakarta–Semarang agar arus kendaraan bisa kembali bergerak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait