Rumah Kepala KPP Banjarmasin Mulyono di Klaten Digeledah KPK

Jumat 20-02-2026,17:42 WIB
Reporter : Erna Yunus Basri
Editor : Wawan Setiawan

KLATEN, diswayateng.id - Setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT), rumah Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Mulyono Purwo Wijoyo di Klaten digeledah KPK RI. 

Tim penyidik KPK mendatangi rumah Mulyono Purwo Wijoyo di kawasan Jalan Cemara, Kelurahan Klaten, Kecamatan Klaten Tengah. 

Pasca penggeledahan, rumah kelilingi pagar batu merah dipadu kan besi bercat hitam tampak sepi, Jumat 20 Februari 2026. 

Sebelumnya, terdapat 7 hingga 8 orang tim KPK RI yang datang dan masuk ke rumah Mulyono. 

Tim sebelumnya, berkoordinasi dengan Pengurus RW hingga RT setempat sebelum akhirnya menggeledah di mewah milik Mulyono.

BACA JUGA: Komisi VII DPR RI Apresiasi Industri dan Pariwisata Jawa Tengah, Jadi Motor Transformasi Ekonomi Nasional 2026

BACA JUGA: Mayat Perempuan Ditemukan di Hutan Jati Subah Batang, Identitas Belum Terungkap

Ada pun, lokasi yang digeledah tim KPK terdapat dua rumah milik Mulyono yakni rumah nomor 16 dan 17.

Ketua RT dan RW diminta tim KPK turut menyaksikan penggeledahan di dalam rumah Mulyono. 

Salah satunya, Ketua RW 02 Kelurahan Klaten, Marsudianto kepada wartawan membenarkan jika dirinya kedatangan sejumlah orang membawa identitas diri dari KPK RI. 

Kepada wartawan Marsudi mengatakan, tim dari KPK datang ke lokasi hari ini sekitar pukul 11.00 WIB. Tim dari KPK menggunakan dua mobil. Saat di rumah itu, Tim KPK RI turut disambut kerabat/ keluarga Mulyono. 

BACA JUGA: Tuntutan 7 Bulan Kasus Pornografi AI di PN Semarang Diprotes Kuasa Hukum Korban, Dinilai Tak Adil

BACA JUGA: Tabrak Lari di Pantura Batang Tewaskan Pelajar Putri 18 Tahun, Pelaku Masih Misteri

Terkait penggeledahan rumah Mulyono yang juga dikenal warga setempat sebagai Dalang Wayang Kulit, turut disorot masyarakat Klaten dan viral di sejumlah platform media sosial. Bagi masyarakat Klaten, Mulyono dikenal juga sebagai Dalang Wayang Kulit. 

"Pak Mulyono memiliki Sanggar Cemara di Klaten, yang ia kelola cukup lama selama menjadi pegawai KPP," ungkap warga Klaten, ditemui wartawan. 

Bahkan, karena penangkapan hingga berujung penahanan oleh KPK RI, Mulyono, urung menghadiri dan manggung dalam kegiatan budaya di kampung halamannya, Klaten, Jawa Tengah. 

Agenda yang terlanjur diketahui masyarakat yakni Mulyono akan mengisi selama satu hari satu malam pada Minggu 8 Februari 2026 lalu. Agenda kegiatan budaya ini merupakan tradisi tahunan yakni Ruwahan yang telah dilaksanakan sejak lama.

BACA JUGA: Kekosongan Kepala Sekolah hingga Transisi ASN jadi Sorotan Dewan pada Satu Tahun Wali Kota Semarang

BACA JUGA: Bawa Kabur Uang Rp50 Juta Milik Majikannya, Pelarian Buruh di Kudus Terendus Polisi

Kegiatan seharusnya dihadiri Mulyono sebagai Dalang Wayang Kulit di Sadranan di Dusun Kwiran-Tegalrejo, Desa Jambu Kulon, Kecamatan Ceper.

Namun pada hari H, pihak Panitia penyelenggara menyiapkan penggantinya, yakni Ki Wisnu Nugroho. 

Sebelumnya diberitakan, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Mulyono Purwo Wijoyo, namanya mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkapnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada 4 Februari 2026.

OTT ini juga menjerat dua rekannya yang merupakan seorang ASN dan pihak swasta.

Kategori :