Kepergok Hendak Perang Sarung di TPU, 17 Pelajar Diangkut Polresta Solo

Kamis 19-02-2026,20:13 WIB
Reporter : Achmad Khalik Ali
Editor : Wawan Setiawan

SOLO, diswayjateng.id — Tim Sparta Polresta Solo menggagalkan aksi perang sarung yang melibatkan dua kelompok remaja di kawasan TPU Purwoloyo, Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Solo, Kamis 19 Februari 2026, dini hari. Sebanyak 17 pelajar diamankan untuk dilakukan pembinaan.

 

Peristiwa bermula sekitar pukul 03.00 WIB saat dua kelompok remaja diduga telah bersepakat bertemu di area pemakaman untuk melakukan perang sarung. Warga yang melintas dan merasa terancam segera melapor ke petugas.

 

Kasat PPA dan PPO Polresta Solo, Kompol Ratna Karlina Sari, mengatakan pihaknya menerima 17 pelajar yang diamankan Tim Sparta setelah adanya laporan warga yang nyaris menjadi korban sabetan sarung.

 

“Pelapor mengaku hampir terkena sabetan saat melintas di depan TPU Purwoloyo. Tim segera bergerak dan mengamankan para remaja tersebut,” ujarnya.

 

Saat ini, belasan pelajar tersebut menjalani pembinaan di Mapolresta Solo. Kepolisian turut memanggil orang tua, ketua RT/RW, serta Babinkamtibmas untuk mendampingi proses klarifikasi dan pembuatan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

 

Selain pembinaan, polisi juga berkoordinasi dengan pihak sekolah guna meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas siswa di luar jam belajar, khususnya selama Ramadan.

 

Kapolresta Solo, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo menegaskan perang sarung tidak bisa dianggap sebagai permainan biasa karena berpotensi memicu kekerasan dan tawuran massal.

 

“Kami melarang keras aksi perang sarung. Kegiatan ini bisa berkembang menjadi tindak kekerasan yang membahayakan keselamatan,” tegasnya.

Kategori :